Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Usung Konsep 'Sandya Niskala', Ini Makna Kostum Atlet Indonesia di Paralimpiade Paris 2024

Zakarias Fariury • Rabu, 28 Agustus 2024 | 15:34 WIB
Pada Paralimpiade Paris 2024 Kontingen Atlet Indonesia mengenakan kostum rancangan fashion designer terkenal Didiet Maulana.
Pada Paralimpiade Paris 2024 Kontingen Atlet Indonesia mengenakan kostum rancangan fashion designer terkenal Didiet Maulana.

RADAR KUDUS - Apparel asal Indonesia, Mills, kembali mengukir sejarah dalam dunia olahraga nasional dengan memperkenalkan kostum khusus untuk Kontingen Indonesia yang akan berlaga di Paralimpiade Paris 2024.

Kostum ini tidak hanya menjadi simbol kebanggaan, tetapi juga sarat dengan filosofi yang mendalam, menggambarkan semangat persatuan dan kekuatan bangsa.

Kolaborasi dengan Desainer Ternama Didiet Maulana

Kehadiran kostum ini menjadi lebih istimewa berkat kolaborasi yang dilakukan Mills dengan desainer ternama Indonesia, Didiet Maulana.

Kolaborasi ini tercipta melalui brand IKAT Indonesia by Didiet Maulana, yang dikenal sebagai perwujudan keindahan dan kekayaan budaya nusantara.

Desain kostum ini pun didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta National Paralympic Committee Indonesia (NPC).

Koleksi kostum yang diperkenalkan meliputi jaket, kaus jersey, dan celana track pant, yang semuanya mengusung konsep berjudul "Sandya Niskala".

Dalam Bahasa Sansekerta, "Sandya" bermakna persatuan, sementara "Niskala" berarti kuat dan kokoh.

Konsep ini dihadirkan sebagai cerminan Indonesia sebagai negara kepulauan yang kaya akan budaya dan nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi persatuan.

Detail kostum kontingen atlet Indonesia pada Paralimpiade Paris 2024.
Detail kostum kontingen atlet Indonesia pada Paralimpiade Paris 2024.

Filosofi di Balik Desain Kostum

Didiet Maulana menjelaskan bahwa "Sandya Niskala" terinspirasi dari semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi dasar kehidupan bangsa Indonesia.

Rangkaian desain ini juga menyematkan motif tenun ikat yang merepresentasikan kekayaan dan keberagaman budaya Indonesia, selaras dengan visi brand IKAT Indonesia yang didirikan oleh Didiet Maulana sejak 2011.

Motif tenun ikat yang disematkan pada kostum ini juga dilengkapi dengan pola geometris beralur yang menyerupai gelombang laut yang dinamis, sebagai simbol Indonesia sebagai negara kepulauan.

Menurut Didiet, motif tersebut mencerminkan perjuangan dan optimisme para atlet dalam menghadapi kompetisi di ajang internasional.

Selain itu, desain kostum ini juga mengandung inspirasi dari lambang Garuda Pancasila, dengan motif berbentuk bulu yang melambangkan kekuatan, persatuan, dan kesatuan bangsa Indonesia.

Penempatan motif pada jaket, jersey, dan celana dirancang sedemikian rupa sehingga menciptakan kesan dinamis, menyerupai bentuk paruh burung Garuda dalam lambang negara.

Pilihan Warna yang Penuh Makna

Kombinasi warna pada desain kostum ini juga dipilih dengan penuh makna.

Warna merah melambangkan keberanian, putih melambangkan kesucian, kuning emas melambangkan kemegahan dan kejayaan, sementara sentuhan warna abu-abu melambangkan rasa tanggung jawab.

Padu padan warna ini diaplikasikan dengan cermat pada jaket dan celana yang didominasi warna krem muda, menciptakan kesan dinamis namun tetap membumi, serta memadukan unsur modern dengan motif tradisional ikat.

"Dari warna-warna ini, IKAT Indonesia by Didiet Maulana ingin menghadirkan nuansa yang energik, semangat baru, dan harapan yang baik bagi para atlet Indonesia yang telah berjuang dalam kompetisi," ujar Didiet dalam keterangan persnya.

Kebanggaan atas Karya Anak Bangsa

Direktur Utama PT Mitra Kreasi Garmen, Stevendy Tjen, menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya Mills untuk kembali mendukung kontingen olahraga Indonesia di ajang kompetisi tertinggi dunia di Paris.

Ia berharap dengan menggunakan produk asli Indonesia, para atlet dapat merasakan semangat juang yang lebih besar untuk mencapai hasil terbaik dan mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.

"Kami berharap atlet Indonesia bangga menggunakan produk asli Indonesia, terlebih nanti mereka akan berjuang melawan atlet-atlet dunia," ujarnya dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Stevendy juga memuji hasil karya Didiet Maulana dalam mendesain jersey Indonesia untuk Paralimpiade Paris.

Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar dan tidak kalah dengan negara-negara lain.

"Mills bangga bekerjasama dengan desainer internasional asal Indonesia. Desainnya juga keren, membuat para atlet lebih percaya diri untuk bersaing dengan kontingen-kontingen lain," tuturnya.

"Ini menjadi sebuah bukti bahwa Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Dengan kualitas Mills dan desainer kelas internasional, kostum para atlet kita akan menjadi sorotan di ajang Paralimpiade nanti," tambah Stevendy.

Dengan filosofi yang mendalam dan desain yang sarat makna, kostum yang dikenakan Kontingen Indonesia di Paralimpiade Paris 2024 ini diharapkan mampu menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi para atlet dalam meraih prestasi terbaik.

Ajang Paralimpiade Paris 2024 pun diharapkan menjadi panggung yang memperlihatkan keindahan dan kekuatan budaya Indonesia kepada dunia. (ury)

Editor : Abdul Rokhim
#indonesia di paralimpiade 2024 #kostum paralimpiade paris 2024 #siaran paralimpiade 2024 #dimana paralimpiade 2024 #Paralimpiade Paris 2024 #kapan paralimpiade 2024 #atlet indonesia di paralimpiade #jadwal paralimpiade 2024