JEPARA – Pencairan bonus atlet kontingen Kabupaten Jepara yang berkompetisi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng tahun lalu hingga saat ini masih abu-abu.
Pencairan bonus tersebut direncanakan tahun ini dan dimulai usai pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu).
Namun, setelah Pemilu usai, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jepara masih belum mendapat informasi terkait kepastian proses pencairan bisa dimulai.
Padahal, proses penyerahan bonus secara simbolis telah dilaksanakan sejak Desember tahun lalu.
Diketahui, terkait besaran jumlah anggaran untuk bonus atlet dan pelatih itu, berdasarkan data dari KONI Jepara diprediksi mencapai Rp 7 miliar.
Pemberian bonus atlet itu untuk perorangan, pelatih, dan regu.
Untuk pemenang medali emas per orang Rp 50 juta, perak per orang Rp 20 juta, dan perunggu per orang Rp 10 juta.
Sementara untuk pemenang emas regu berjumlah 1-5 orang Rp 30 juta, perak 1-5 orang Rp 15 juta, perunggu 1-5 orang Rp 10 juta.
Lalu untuk pemenang regu 6-25 pemain, pemenang emas Rp 25 juta, perak Rp 10 juta, perunggu Rp 7,5 juta.
Nantinya juga akan ada tali asih untuk pelatih.
”Anggaran hibah KONI maupun bonus atlet dari Pemkab Jepara belum dicairkan ke KONI,” kata Ketua KONI Jepara Syamsul Anwar kemarin.
Diketahui, bonus tersebut memang sumber anggarannya ada pada bagian Kesra Pemkab Jepara.
Kalau kurang, bisa diambilkan dari hibah KONI Jepara.
Syamsul berharap bonus tersebut bisa segera dicairkan sebelum masa kepengurusannya di KONI Jepara berganti.
Pasalnya, masa pengabdiannya akan berakhir Agustus mendatang. (rom/war)
Editor : Ali Mustofa