Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Usai Dilibas Persipa Pati Tiga Gol Tanpa Balas, Pelatih Persijap Jepara Pompa Semangat Pemainnya Jelang Lawan Persiba Balikpapan

Moh. Nur Syahri Muharrom • Kamis, 25 Januari 2024 | 01:04 WIB
NGEYEL: Pemain tengah Persipa Pati mencoba mempertahankan bola dari kejaran pemain Persijap Jepara kemarin.
NGEYEL: Pemain tengah Persipa Pati mencoba mempertahankan bola dari kejaran pemain Persijap Jepara kemarin.

 

JEPARA — Tim pelatih Persijap Jepara harus kembali memompa semangat para pemainnya agar kembali ke performa terbaik.

Pasalnya, masih ada dua laga lagi yang harus dilakoni Laskar Kalinyamat di babak play off degradasi Liga 2 musim ini.

Sementara, skuad Persijap Jepara sendiri sebelumnya down karena harus dilibas Persipa Pati Senin (22/1) lalu.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Joyokusumo Pati itu, Head Coach Persijap Jepara Alfiat mengakui anak asuhnya nge-drop.

Itu setelah Persijap lebih dulu tertinggal gol oleh Persipa lewat tendangan penalti.

Bukannya bangkit, namun para pemain justru kian nge-drop.

Akhirnya, Persipa pun mencukur Persijap dengan 3 gol tanpa balas.

”Kemarin saat main di Boyolali, Persipa yang drop. Kali ini giliran kami yang drop. Performa anak-anak sebelumnya sudah up, ini turun,” ungkap Alfiat.

Ia mengakui memang dalam sepak bola ada kalanya performa mengalami naik dan turun.

”Tidak ada yang stabil. Jadi pas anak-anak mainnya drop. Kondisi kurang bagus, dimanfaatkan oleh Persipa,” imbuh Alfiat.

Ia bertekad agar anak asuhnya bisa bangkit di laga selanjutnya.

Persijap sendiri bakal menantang Persiba Balikpapan di Stadion Batakan Sabtu (27/1) mendatang.

Selain berbenah dalam meningkatkan performa tim, Alfiat dan timnya punya target agar turut membenahi semua lini Persijap. Terutama di lini pertahanan.

Pasalnya, ia menilai pertahanan timnya saat lawan Persipa Senin (22/1) lalu kurang disiplin.

Laga melawan Persiba akhir pekan ini semestinya bisa dimanfaatkan Alfiat bersama timnya.

Pasalnya, tim Beruang Madu, julukan Persiba, menorehkan hasil minor dalam dua pertandingan terakhir.

”Kami harus tetap maksimal. Jangan meremehkan lawan. Setiap pertandingan anggap sebuah final. Karena kami kurang 1 poin saja. Kalau mbleset, akan degradasi. Maka itu harus fokus, waspada. Semua tim bagus,” tegas pelatih asal Kediri tersebut. (rom/war)

Editor : Ali Mustofa
#persiba balikpapan #Liga 2 #persijap jepara