PATI - Disiplin pemain selama 90 menit menjadi sorotan pelatih Persipa Pati Jan Saragih.
Tim pelatih terus menggeber perbaikan untuk menyongsong laga selanjutnya pada Senin (27/11) melawan Persekat Tegal di Stadion Mochtar.
Untuk diketahui kekalahan 2-1 atas PSCS Cilacap dalam laga tandang (18/11) tersebut sangat disesalkan.
Sebab Laskar Saridin unggul jumlah pemain setelah pemain PSCS menerima kartu merah di babak kedua.
Dua gol tim tuan rumah diborong oleh striker asing mereka, Rafael Rafinha pada menit ke-9 dan ke-82.
Sementara gol Persipa Pati dicetak striker baru mereka asal Tajikistan, Hotam Shavkati pada menit ke-68.
"Sebenarnya (PSCS) gak tangguh sih. Pada babak pertama kita kecolongan. Babak kedua kita bisa bangkit." ungkap Jan Saragih usai pertandingan.
”Ini seharusnya game kita. Ke depan kita tidak boleh kecolongan seperti ini. Semua pemain sudah tahu jobdesk-nya. Pemain harus fokus dan disiplin 90 menit di lapangan,” lanjut Jan Saragih.
Jan Saragih bertekad bakal memperbaiki problem disiplin pemain itu sebelum menghadapi laga selanjutnya.
"Strategi (permainan) kita sudah jalan. Terlihat banyak peluang, pemain harus lebih disiplin dengan jobdesk-nya. Ini sangat mengecewakan," sesal pelatih yang sebelumnya menukangi tim Liga 2 asal Sumatera, PSPS Riau ini.
Baca Juga: Laga Seru Derbi Muria Persipa Pati Hadapi Persijap Jepara di Stadion Joyokusumo Tanpa Penonton
Sementara itu salah satu pemain Persipa Pati, Erlangga juga mengungkapkan kekecewaan yang sama dengan pelatih.
Menurutnya para pemain datang ke Cilacap dengan misi meraih tiga poin.
"Para pemain datang dengan misi meraih 3 poin, kita harus evaluasi permainan untuk laga selanjutnya," papar pemain sayap ini. (aua/zen)
Editor : Ali Mustofa