JEPARA – Tim Pelatih Persijap Jepara punya pekerjaan rumah (PR) berat.
Sebab, pada dua laga yang telah dijalani, belum sekali pun tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu, merasakan kemenangan.
Ini tentunya jadi catatan bagi tim pelatih untuk berbenah.
Baca Juga: Desain Mulai Digarap, Kepastian Renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara Masih Dinanti
Apalagi, dalam laga terakhir melawan Persipa Pati pada Senin (19/9) lalu, Persijap harus berbagi poin karena ditahan imbang 1-1, meski bermain di kandang sendiri, Setadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara.
Baca Juga: Beri Perlindungan Masyarakat Maritim, Polres Jepara Gelar Simulasi Laka Laut
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pemukulan Ofisial Persipa Pati Jelang Laga Lawan Persijap Jepara
Pelatih Persijap Salahudin mengakui, setelah laga tersebut ada banyak hal yang perlu dievaluasi. Utamanya cara kerja tim.
”Kami akan evaluasi lini per lini. Mulai lini bertahan, tengah, hingga depan,” tegas sosok yang pernah membawa Barito Putera promosi ke kasta teratas Liga Indonesia itu.
Di antara yang jadi catatan terutama lini belakang. Lagi-lagi, terjadinya gol ke gawang Persijap saat melawan Persipa, karena kelengahan pemain.
Baca Juga: Ini Komentar Pelatih Persijap Jepara Usai Timnya Dikandaskan Persela Lamongan di Laga Perdana Liga 2
Baca Juga: Bertandang ke Lamongan, Persijap Jepara Alami Kekalahan Perdana di Liga 2 2023/2024 dengan Skor 2-0
Itu juga yang terjadi saat melawan Persela Lamongan pada Minggu (10/9) lalu.
Dari catatan koran ini, dua gol Persela dicetak ke gawang Persijap lewat umpan crossing dari sisi sayap pertahanan Persijap.
Begitu pula satu gol yang dicetak Persipa ke gawang Persijap.
”Ini akan diperbaiki lagi. Terutama dalam mengantisipasi bola-bola set peice bola mati,” tegas Salahudin.
Baca Juga: Rumput Stadion GBK Jepara Diperbaiki Jelang Laga Uji Coba Persijap Lawan Bekasi FC
Baca Juga: Manajemen Klaim Tunggakan Gaji Pemain Beres, Persijap Jepara Pede Ikut Kompetisi Liga 2 2023/2024
Tak sekadar itu, pihaknya pun menuntut anak asuhnya agar bisa mengatur pergerakan tim. Terutama cepat mengambil keputusan dalam mengolah bola.
Setelah ini, Persijap punya waktu panjang untuk evaluasi. Itu akan dimanfaatkan betul oleh Salahudin untuk meningkatkan performa anak asuhnya.
Laskar Kalinyamat baru akan melakoni laga ketiga Liga 2 2023/2024 pada 30 September mendatang melawan PSCS Cilacap.
”Saat ini yang terpenting saya angkat mental para pemain dahulu,” tandas Salahudin. (rom/lin)
Editor : Ali Mustofa