Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Pastikan Saham 20 Persen Persijap Milik Masyarakat Jepara Tak Dilepas

Saiful Anwar • Kamis, 4 November 2021 | 04:54 WIB
Logo Persijap Jepara (Facebook)
Logo Persijap Jepara (Facebook)
JEPARA - Masyarakat bola Jepara memiliki 20 persen saham di klub Persijap Jepara. Berhembus kabar manajemen Persijap hendak mengakuisisi saham itu. Namun saham itu dipastikan tak akan dilepas.

Sutedjo, mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jepara mengatakan, memang sempat ada komunikasi dari manajemen Persijap dengan dirinya. Pasalnya, saham 20 persen itu diatasnamakan pribadi Sutedjo. Padahal, namanya itu untuk mewakili representasi nilai sejarah dan kepemlikan masyarakat bola di Jepara secara umum.

Dia menyatakan komunikasi antara manajemen Persijap dengan dirinya memang terkait opsi kepemilikan dan kontribusi pemegang saham terhadap Persijap yang mangarungi Liga 2. Ia menyebut, manajemen membutuhkan kontribusi pemegang saham 20 persen berkontribusi menyokong dana Rp 600 juta musim ini. Atau opsi kedua manajemen mengambil alih 20 persen saham itu.

"Saya tidak bisa memutuskan. Maka saya bertemu dengan pihak terkait seperti asosiasi kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Jepara, KONI, pemerintah kabupaten, dan perwakilan klub sebagai representasi masyarakat bola," katanya.

Hasilnya, kepemilikan saham 20 persen itu tetap dipertahankan. Tuntutan manajemen terkait permintaan Rp 600 juta juga belum bisa dipenuhi. Dia beralasan, Persijap memiliki sejarah panjang, nilai spirit perjuangan bola masyarakat Jepara, dan local wisdom. Nama besar itu dimanifestasikan dalam bentuk saham 20 persen. Tidak serta merta berupa materi dan bisnis.

"Bentuknya apa? Persijap bisa memakai fasilitas yang ada. Seperti stadion, mes pemain sampai listrik tidak bayar. Juga basis pendukung. Semua itu tidak bisa diukur dengan materi," tuturnya.

Hasil kesepakatan itu sudah disampaikan kepada manajemen. Namun belum ada tanggapan balik dari pihak manajemen.

  Editor : Saiful Anwar
#persijap #persijap saham 20 persen #saham masyarakat jepara