Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Dominasi Maritim di Florida: Tim Barunastra ITS Sabet Gelar Juara Dunia Roboboat 2026

Ghina Nailal Husna • Senin, 9 Maret 2026 | 15:55 WIB

 Tim Barunastra ITS Sabet Gelar Juara Dunia Roboboat 2026 (@brushcoo)
Tim Barunastra ITS Sabet Gelar Juara Dunia Roboboat 2026 (@brushcoo)

RADAR KUDUS – Bendera Merah Putih berkibar gagah di podium tertinggi ajang teknologi maritim paling bergengsi di dunia.

Tim riset Barunastra dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sukses mengukuhkan diri sebagai raksasa teknologi kapal tanpa awak setelah meraih gelar Grand Champion dalam ajang International RoboBoat Competition (IRC) 2026 yang berlangsung di Sarasota, Florida, Amerika Serikat.

Kemenangan ini menjadi sangat prestisius karena tim mahasiswa asal Surabaya tersebut berhasil menyisihkan puluhan kontestan tangguh dari berbagai negara maju, termasuk universitas-universitas ternama dari Amerika Serikat dan Jepang yang selama ini mendominasi industri robotika global.

Dalam kompetisi yang menguji ketangkasan, algoritma, dan desain kapal otonom ini, tim Barunastra tidak hanya sekadar menang, melainkan melakukan "sapu bersih" terhadap hampir seluruh kategori utama.

Inovasi kapal tanpa awak mereka dinilai memiliki tingkat presisi dan kecerdasan buatan yang paling unggul.

Berikut adalah deretan penghargaan yang berhasil dibawa pulang ke tanah air:

1. Grand Champion International RoboBoat 2026: Gelar tertinggi sebagai juara umum kompetisi.

2. Juara 1 Autonomy Challenge: Penghargaan atas kemampuan kapal dalam menavigasi rintangan di perairan terbuka secara mandiri tanpa awak.

3. Juara 1 Design Documentation: Pengakuan atas kualitas teknis dan dokumentasi rancang bangun kapal.

4. 1st Place Overall: Menegaskan dominasi nilai total di seluruh aspek perlombaan.

5. Top Technical Design Report: Penghargaan khusus untuk laporan teknis terbaik yang disusun oleh tim riset.

Kompetisi IRC 2026 tahun ini menghadirkan tantangan yang jauh lebih kompleks dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Setiap kapal otonom diwajibkan menjalankan misi simulasi di perairan terbuka, mulai dari pengenalan objek secara visual, manuver melalui gerbang sempit, hingga simulasi penanganan bencana di laut.

Kapal besutan Barunastra ITS mampu mengeksekusi perintah algoritma dengan sangat halus, menunjukkan integrasi sistem sensor dan perangkat lunak yang matang.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa riset mahasiswa Indonesia telah mencapai level operasional yang siap bersaing dengan teknologi industri maritim global.

Capaian luar biasa ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam pengembangan teknologi maritim berbasis kapal otonom (Autonomous Surface Vehicle).

Keberhasilan Barunastra di Florida menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas atau pendanaan bukanlah penghalang bagi generasi muda Indonesia untuk melahirkan inovasi kelas dunia.

"Prestasi ini bukan hanya milik ITS, tetapi hadiah untuk bangsa Indonesia. Kami ingin menunjukkan bahwa teknologi maritim kita diakui secara internasional dan mampu mengungguli negara-negara yang memiliki basis teknologi lebih mapan," ungkap salah satu perwakilan tim di lokasi perlombaan.

Kemenangan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi riset robotika di universitas-universitas lain di Indonesia untuk terus berinovasi dan tidak gentar menghadapi kompetisi di level tertinggi.

Prestasi di Sarasota ini menjadi bukti nyata bahwa masa depan teknologi maritim Indonesia berada di tangan yang tepat. (*)

Editor : Ali Mustofa
#irc #ITS Surtabaya #prestasi