Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gunung Marapi di Sumatera Barat Kembali Meletus! 6 Penebangan Lion Air Dibatalkan, Ini Daftarnya!

Dzikrina Abdillah • Sabtu, 23 Desember 2023 | 18:38 WIB
Erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat
Erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat

PADANG - Gunung Marapi di Sumatera Barat Kembali mengalami erupsi pada Jumat (22/12).

Dampak letusan Gunung Marapi itu membuat Maskapai Lion Air Group membatalkan sejumlah penerbangan.

Lion Air mengumumkan sebanyak enam penerbangan dari dan menuju Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG) sepanjang Jumat (22/12).

Hal itu disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro.

Ia, mengungkapkan, keputusan penghentian operasional penerbangan ini didasarkan pada pemberitahuan resmi dari otoritas penerbangan sipil nomor B2559/23 NOTAMN berlaku mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB (GMT+07).

"Dalam langkah mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan," ujar Danang dalam keterangan tertulis Sabtu, (23/12).

Penerbangan yang dibatalkan itu diantaranya sebagai berikut:

- 2 penerbangan tujuan Jakarta (CGK) 

- 1 penerbangan tujuan Batam (BTH) 

- 2 penerbangan dari Jakarta (CGK) 

- 1 penerbangan dari Kuala Lumpur (KUL) 

"Operasional penerbangan Lion Group akan selalu mengikuti petunjuk resmi yang diberikan oleh otoritas penerbangan sipil. Keselamatan dan keamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama, dan setiap keputusan diambil mengutamakan safety first," kata Danang.  

Sementara, Kasi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Minangkabau, Yudha Nugraha mengatakan wilayah Bandara Internasional Minangkabau (BIM) terdampak abu vulkanik hari ini.

"Iya dari hasil rapat bersama otoritas bandara dan pihak terkait BIM ditutup sementara, karena abu vulkanik membahayakan mesin pesawat," katanya, Jumat (22/12).

Ia menyampaikan pemantauan abu vulkanik dilakukan dari pukul 15.00 WIB.

Penutupan bandara itu termasuk untuk kedatangan keberangkatan pesawat.

"Kami memantau per jam, untuk sementara ditutup sampai pukul 22.00 WIB," jelasnya.

Ia juga menjelaskan, pihaknya memantau menggunakan citra satelit, pola pergerakan angin. Angin berembus dari timut laut sampai utara.

"Kecepatan angin 18 kilo meter per jam," ujar Yudha.

Diketahui erupsi marapi terjadi sejak 3 Desember 2023, hingga hari ini erupsi atau letusan masih terjadi.

Editor : Dzikrina Abdillah
#gunung #sumatera barat #marapi #erupsi