Polisi Ungkap Jejak Perjalanan Jesslyn Wijaya ke Luar Negeri, Dugaan Penculikan Masih Diselidiki

Mahendra Aditya Restiawan • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 07:12 WIB
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay.
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay.

RADAR KUDUS - Kasus yang menyeret nama atlet golf muda Jesslyn Wijaya masih menjadi perhatian publik meski laporan dugaan penculikan telah resmi dicabut. Kepolisian memastikan proses penyelidikan tetap berjalan guna memastikan seluruh fakta di balik peristiwa yang sempat menghebohkan tersebut.

Perkembangan terbaru diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra. Ia menyatakan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, Jesslyn Wijaya diyakini berada di luar negeri bersama anggota keluarganya.

Meski demikian, penyidik hingga kini belum dapat bertemu langsung dengan Jesslyn untuk meminta keterangan sehingga status dan kondisi sebenarnya masih terus didalami.

"Untuk posisi korban kami yakini masih berada di luar negeri, namun masih dalam penyelidikan karena sampai saat ini korban belum dapat kami temui," ujar AKBP Roby Heri Saputra, seperti disampaikan kepada awak media.

Menurut polisi, rangkaian peristiwa bermula pada 13 Juli 2026, ketika muncul laporan mengenai dugaan penculikan terhadap Jesslyn. Dugaan tersebut disebut berawal dari sebuah kejadian yang terjadi di salah satu rumah makan.

Sehari kemudian, tepatnya 14 Juli 2026, penyidik memperoleh informasi bahwa Jesslyn telah meninggalkan Indonesia melalui Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang.

Setelah dilakukan penelusuran terhadap data perjalanan, kepolisian menemukan bahwa keberangkatan Jesslyn tidak dilakukan seorang diri. Ia diketahui bepergian bersama ibunya serta seorang kerabat lain yang masih memiliki hubungan keluarga.

"Dari hasil pengecekan kami, korban pergi bersama dua kerabatnya, yaitu ibunya dan saudara dari ibunya," jelas Roby.

Temuan tersebut menjadi salah satu fakta penting dalam penyelidikan karena menunjukkan adanya perjalanan ke luar negeri yang dilakukan setelah dugaan peristiwa penculikan dilaporkan.

Namun demikian, polisi belum dapat menyimpulkan apakah keberangkatan tersebut dilakukan atas kemauan Jesslyn sendiri atau terdapat unsur tekanan maupun paksaan dari pihak lain.

"Kami masih belum mengetahui apakah korban pergi atas keinginannya sendiri atau karena adanya tekanan atau paksaan. Hal tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan," tambahnya.

Sebelumnya, laporan dugaan penculikan terhadap Jesslyn diajukan oleh seorang perempuan berinisial NA, yang disebut merupakan teman korban. Laporan itu dibuat setelah Jesslyn dinyatakan hilang pada 13 Juli 2026.

Akan tetapi, pada 19 Juli 2026, NA memutuskan mencabut laporan tersebut di Polres Metro Jakarta Pusat. Meski laporan telah dicabut oleh pelapor, kepolisian menegaskan pencabutan laporan tidak otomatis menghentikan seluruh proses penyelidikan.

Dalam perkara yang berkaitan dengan dugaan tindak pidana, aparat penegak hukum tetap memiliki kewenangan untuk mengumpulkan bukti, memeriksa saksi, serta memastikan apakah benar terjadi unsur pidana atau tidak.

Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan keselamatan pihak yang diduga menjadi korban.

Hingga saat ini, kepolisian belum menjelaskan negara tujuan Jesslyn maupun alasan keberangkatannya ke luar negeri. Penyidik juga belum mengungkap apakah telah menjalin koordinasi dengan otoritas terkait atau instansi lain untuk memperoleh informasi tambahan mengenai keberadaan atlet tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena Jesslyn Wijaya dikenal sebagai salah satu atlet golf muda Indonesia yang aktif mengikuti berbagai turnamen. Nama Jesslyn sebelumnya beberapa kali muncul dalam kompetisi golf tingkat nasional dan menjadi bagian dari generasi atlet muda yang dinilai memiliki potensi besar.

Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak keluarga maupun kuasa hukum Jesslyn yang memberikan penjelasan rinci mengenai keberadaannya atau alasan keberangkatannya ke luar negeri.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum proses penyelidikan selesai. Aparat juga meminta publik tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama berbagai spekulasi yang beredar di media sosial.

Penyelidikan akan terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi, menelusuri kronologi perjalanan korban, serta memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan dugaan penculikan tersebut.

Sampai saat ini, belum ada kesimpulan resmi dari kepolisian mengenai ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Fokus penyidik masih tertuju pada upaya menemukan fakta secara utuh, termasuk memastikan kondisi Jesslyn Wijaya dan mengetahui secara pasti apakah keberangkatannya ke luar negeri dilakukan secara sukarela atau berada di bawah pengaruh maupun tekanan pihak tertentu.

Editor : Mahendra Aditya
atlet golf Indonesia Jesslyn Wijaya kasus Jesslyn Wijaya penculikan Jesslyn Wijaya Polres Metro Jakarta Pusat