Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Masuk Fase Armuzna, Jemaah Haji Indonesia Mulai Berangkat ke Arafah Hari Ini

Anita Fitriani • Senin, 25 Mei 2026 | 20:04 WIB
ilustrasi ibadah haji
ilustrasi ibadah haji

 

 

 

 

RADAR KUDUS — Jamaah haji dari Indonesia hari ini, Senin, 25 Mei 2026, mulai beranjak dari Mekkah menuju Arafah, menandai dimulainya tahapan penting dalam rangkaian ibadah haji 1447 Hijriah di wilayah Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Perpindahan ini menjadi penanda dimulainya fase terpenting dari ibadah haji, yaitu persiapan untuk melaksanakan wukuf di Padang Arafah yang dijadwalkan pada tanggal 9 Zulhijah atau 26 Mei 2026.

Para petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi telah mulai mengkoordinasikan pemberangkatan jamaah dari hotel-hotel mereka di Mekkah menuju Arafah.

Proses ini dilakukan secara bertahap, dengan jadwal yang fleksibel, guna menghindari kemacetan serta kepadatan berlebih di jalan raya dan area perkemahan.

Baca Juga: Hak Ibadah Jemaah yang Wafat Dipenuhi, Pemerintah Siapkan Badal Haji

Perjalanan ini dibagi menjadi tiga gelombang utama, yaitu pada pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu setempat.

Pengaturan ini disesuaikan dengan zonasi dan blok akomodasi jamaah, serta mempertimbangkan kapasitas kendaraan dan tenda di Arafah.

Skema bertingkat ini dirancang untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran bagi seluruh jamaah, utamanya bagi mereka yang lanjut usia dan berisiko tinggi.

Baca Juga: Kepedulian Indonesia: Sebagian Besar Daging Dam Haji 2026 Disalurkan ke Warga Palestina

Seluruh jamaah haji Indonesia, baik yang datang dari tanah air maupun dari Madinah, dipastikan telah tiba sepenuhnya di Mekkah sebelum keberangkatan ke Arafah.

Tidak ada lagi kelompok jamaah yang tertinggal dalam proses perpindahan ini. Maria Assegaff, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau kesiapan logistik di Arafah, mulai dari penyediaan tenda, makanan, transportasi, hingga layanan kesehatan dan perlindungan bagi jamaah.

Petugas PPIH juga tengah melakukan pemeriksaan akhir terhadap fasilitas kesehatan dan jalur perjalanan, serta bersiap menghadapi potensi kendala cuaca, seperti suhu panas yang ekstrem.

Jamaah Indonesia dihimbau untuk tetap mematuhi jadwal keberangkatan resmi, tidak terpisah dari rombongan, dan senantiasa mengenakan kartu identitas jamaah saat berpindah area.

Baca Juga: Menjelang Armuzna, Jemaah Haji Diimbau untuk Jaga Kondisi Fisik Tetap Prima dan Sehat

Hal ini penting mengingat padatnya arus jamaah dari berbagai negara di seluruh wilayah Mina–Arafah–Muzdalifah.

Pemerintah juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi fisik, mengonsumsi cukup cairan, dan menghindari perjalanan mandiri selama fase Armuzna, terutama saat berpindah dari Mekkah ke Arafah, lalu ke Muzdalifah.

Puncak pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang. Dimulai dengan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah 1447 Hijriah atau 26 Mei 2026, dilanjutkan dengan menginap di Muzdalifah, serta rangkaian ibadah di Mina pada tanggal 7–10 Zulhijah.

Bagi jamaah Indonesia, perpindahan menuju Arafah hari ini merupakan momen spiritual yang khidmat, sekaligus menjadi ujian kesabaran dan kedisiplinan dalam mengikuti protokol serta jadwal yang telah ditetapkan oleh PPIH.

Mulainya bergesernya jamaah dari Mekkah ke Arafah, ribuan petugas di lapangan bekerja secara optimal untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah haji 2026 berjalan lancar, aman, dan penuh makna bagi setiap jamaah. (*) 

Editor : Anita Fitriani
#Armuzna #arafah #makkah #Haji 2026 #jemaah haji