Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Delapan Mahasiswa KPI UIN Sunan Kudus Rampungkan Program PPL Satu Bulan di Radar Kudus

u
Penulis: uinbroadcasting❯

 


Advertisement

Penutupan Parktik pengalaman lapangan (PPL) mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Kudus di Radar Kudus
CARI PENGALAMAN: Penutupan Parktik pengalaman lapangan (PPL) mahasiswa program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Kudus di Radar Kudus

KUDUS - Delapan mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Kudus resmi menyelesaikan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) selama satu bulan di Jawa Pos Radar Kudus. Acara penutupan magang tersebut menjadi momen refleksi sekaligus bentuk apresiasi atas sinergi yang terus terjalin antara pihak akademisi dan industri media.

Koordinator PPL UIN Sunan Kudus 2026, Muhammad Akbar Anayaka Fadlih, mengungkapkan bahwa pengalaman magang ini memberikan kesan yang sangat menarik sekaligus berharga bagi para mahasiswa. Selama satu bulan penuh, kedelapan mahasiswa tersebut ditempatkan secara bergilir di berbagai divisi utama Radar Kudus, meliputi divisi cetak, website, hingga TV dan media sosial.

Advertisement

"Sistem penugasannya berganti jobdesk setiap dua minggu sekali. Hal ini bertujuan agar setiap mahasiswa bisa merasakan langsung bagaimana dinamika kerja di masing-masing divisi," ujar Akbar

Selama menjalani masa magang, para mahasiswa mendapatkan arahan intensif, bimbingan teknis, hingga evaluasi berkala dari tim redaksi Radar Kudus agar berita yang dihasilkan selalu sesuai dengan kaidah-kaidah jurnalistik.

Advertisement

Di divisi cetak misalnya, mahasiswa tidak hanya berkutat di meja redaksi, tetapi juga diajak turun langsung mendampingi wartawan senior melakukan peliputan di lapangan. Tak hanya itu, mereka juga dituntut untuk mencari berita secara mandiri dengan membidik sosok-sosok inspiratif serta pelaku UMKM lokal. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana wartawan bekerja di balik layar.

Kendati demikian, proses belajar tersebut tak lepas dari tantangan. Di divisi cetak, keterbatasan perangkat kamera sempat menjadi kendala dalam menghasilkan dokumentasi yang maksimal. Meski begitu, pihak redaksi tetap mengapresiasi kerja keras mahasiswa dengan menyertakan hasil dokumentasi tersebut dalam penerbitan berita.

”kesulitan yang saya alami saat dokumentasi liputan, dengan device kamera yang kurang mumpuni kadang membuat gambar hasilnya tidak maksimal, tapi pihak redaksi tetap memasukkan dokumentasi tersebut” ucap akbar

Selain itu, ketika dituntut mencari liputan secara mandiri di minggu-minggu awal, mahasiswa sempat menghadapi kesulitan menghimpun narasumber di lapangan hingga memanfaatkan riset berbasis internet. Sementara saat bertugas di divisi website, para mahasiswa ditargetkan memproduksi beberapa berita setiap harinya dengan cakupan topik yang beragam, mulai dari olahraga, tren fashion, hingga perkembangan UMKM.

Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Kudus, Ulin Nuha, menyambut hangat sekaligus menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Program Studi KPI UIN Sunan Kudus yang terus memberikan kepercayaan kepada Radar Kudus.Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa magang berlangsung pihak redaksi belum bisa mendampingi para mahasiswa secara penuh setiap harinya. (nuril baiti amiliah)

Advertisement

Artikel Terkait

Jepang Cari Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Teruji

Jepang Cari Pengemudi, Jateng Siapkan Tenaga Teruji

Peluang kerja bagi tenaga kerja Jawa Tengah di Jepang semakin terbuka. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan calon pengemudi sejak bangku pendidikan vokasi untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sektor transportasi J

Kabar Baik! Uang Saku Magang Nasional 2026 Tetap Ditanggung 100% Pemerintah

Kabar Baik! Uang Saku Magang Nasional 2026 Tetap Ditanggung 100% Pemerintah

Pemerintah secara resmi mengumumkan bahwa program magang nasional tahun 2026 dijadwalkan bakal membuka gerbang pendaftaran pada Juli mendatang dengan penambahan kuota peserta yang cukup signifikan.

Kemnaker Targetkan 150 Ribu Peserta dalam Program Magang Nasional 2026

Kemnaker Targetkan 150 Ribu Peserta dalam Program Magang Nasional 2026

Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menargetkan perluasan Program Magang Nasional pada tahun 2026 dengan kuota mencapai 150 ribu peserta.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer