Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kisah Haru Garda Terdepan PLN Menjaga Listrik Tetap Andal di Hari Raya

Ali Mustofa • Senin, 30 Maret 2026 | 10:02 WIB
Team Leader Keandalan Istana PLN UP3 Menteng, Riki Waberta (kiri) bersama petugas bersiaga dan melakukan patroli kelistrikan saat pelaksanaan Salat Idulfitri di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta (21/3).
Team Leader Keandalan Istana PLN UP3 Menteng, Riki Waberta (kiri) bersama petugas bersiaga dan melakukan patroli kelistrikan saat pelaksanaan Salat Idulfitri di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta (21/3).

JAKARTA — Gema takbir menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bergema di berbagai penjuru negeri.

Di saat banyak keluarga larut dalam hangatnya kebersamaan, ribuan petugas PT PLN (Persero) tetap siaga memastikan listrik andal.

Di balik cahaya lampu rumah, masjid, dan jalanan yang menyala sepanjang malam kemenangan, mereka berdiri di garis depan agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan penuh kebahagiaan.

Bagi Riki Waberta (36), bertugas saat Idulfitri bukanlah pengorbanan, melainkan tanggung jawab yang dijalani dengan komitmen tinggi.

Team Leader Keandalan Istana PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Menteng itu memilih tetap berjaga demi memastikan pasokan listrik di objek vital kenegaraan tetap aman.

Pria asal Bengkulu tersebut telah empat tahun berturut-turut menunda mudik sejak bergabung dengan PLN pada 2018.

Ia memahami bahwa masa Lebaran justru menjadi periode penting dalam menjaga keandalan listrik.

Meski tak selalu terlihat, ia merasa bangga menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat ketika listrik tetap menyala dan ibadah berjalan khusyuk.

Kerinduan pada keluarga tentu tetap hadir. Namun bagi Riki, tugas yang diembannya memiliki makna lebih besar.

Dukungan keluarga yang selalu memintanya bekerja dengan baik menjadi sumber kekuatan untuk tetap bertahan di garis tugas.

Dedikasi serupa ditunjukkan Zahro Ardhillah (26), srikandi PLN asal Pacitan yang kini bertugas di Unit Layanan Pelanggan Jayapura Kota, Papua.

Bersama tim siaga, ia memastikan keandalan listrik di masjid-masjid utama Jayapura agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.

Ia menjelaskan, berbagai peralatan cadangan telah disiapkan untuk mengantisipasi gangguan mendadak.

Seluruh jaringan listrik juga diperiksa dan diperbaiki jauh hari agar berada dalam kondisi terbaik.

Meski jauh dari keluarga, menjaga terang di ujung timur Indonesia memberinya kebahagiaan tersendiri.

Komitmen yang sama juga dijalankan Muhammad Hanif Zidan (26) dari Unit Layanan Pelanggan Tarakan, Kalimantan Utara.

Ia tetap tersenyum menjalankan tugas dari pos siaga dan gardu listrik. Bagi Hanif, dukungan keluarga menjadi semangat terbesar meski harus merayakan Lebaran dari kejauhan.

Teknologi menjadi penghubung hangatnya keluarga bagi Hanif. Setelah salat, ia mengganti tradisi sungkem dengan panggilan video.

Baginya, menjaga keandalan listrik di momen Idulfitri adalah komitmen agar masyarakat bisa merayakan hari kemenangan dengan nyaman.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Riki, Zahro, Hanif, serta puluhan ribu petugas lapangan yang tetap siaga di momen penting nasional.

Ia menegaskan, para petugas PLN merupakan garda terdepan yang memastikan hari kemenangan tetap terang benderang bagi jutaan keluarga Indonesia.

Selama masa siaga 12–31 Maret 2026, PLN mengerahkan sekitar 72 ribu personel di ribuan posko di seluruh Indonesia.

Dari pembangkit listrik hingga jaringan di pelosok negeri, mereka terus menjaga cahaya tetap menyala.

Meski kerap tak terlihat, para penjaga terang ini hadir memastikan Indonesia tetap bercahaya di hari kemenangan. (*)

Editor : Ali Mustofa
#idulfitri #hari raya #listrik #pln #pengorbanan