Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Eks Bos Garuda Ari Askhara Resmi Pimpin HUMI, Strategi Maritim Tommy Soeharto di 2026

Mahendra Aditya Restiawan • Kamis, 15 Januari 2026 | 16:44 WIB

Susunan Pengurus Baru HUMI
Susunan Pengurus Baru HUMI

JAKARTA – Langkah strategis dilakukan PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI), emiten milik Tommy Soeharto yang bergerak di bidang transportasi energi dan infrastruktur maritim.

 

HUMI resmi melakukan pergantian jajaran direksi dan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam pengumuman resmi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), HUMI mengangkat I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, yang dikenal publik sebagai Ari Askhara, sebagai Direktur Utama menggantikan Tirta Hidayat.

Selain itu, Indra Yurana Sugiarto resmi menjadi Direktur Perseroan menggantikan Dedi Hudayana.

Di jajaran komisaris, Mahdan ditunjuk sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen, menggantikan AR Sofyan. Sedangkan Dedi Hudayana kini menjabat sebagai Komisaris Perseroan, menggantikan Daryono.


Langkah Strategis HUMI

Manajemen HUMI menegaskan, pergantian struktur pengurus ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkuat Good Corporate Governance (GCG).

Tujuannya adalah menghadapi tantangan industri maritim yang dinamis di tahun 2026, di tengah perubahan pasar dan tekanan operasional.

“HUMI menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi dan komisaris sebelumnya atas kontribusi mereka dalam membangun fondasi kinerja, tata kelola, dan reputasi Perseroan hingga saat ini,” tulis manajemen dalam pengumuman, Kamis (15/1/2026).


Visi Ari Askhara sebagai Dirut Baru

Sebagai pemimpin baru, Ari Askhara menegaskan bahwa HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui beberapa strategi utama:

  1. Sinergi Grup – Mengoptimalkan integrasi dengan entitas HUMI Grup agar operasi lebih efisien dan terkoordinasi.

  2. Pengembangan Armada – Modernisasi dan perluasan kapal serta fasilitas maritim untuk mendukung layanan logistik energi dan maritim secara nasional.

  3. Diversifikasi Usaha – Mendorong model bisnis terintegrasi berbasis integrated maritime and energy logistics, bukan sekadar menjadi pemilik kapal (ship owner).

Ari menekankan pentingnya efisiensi biaya operasional, pendanaan, dan pengelolaan keuangan, sambil tetap mengutamakan keselamatan serta kualitas layanan kepada pelanggan.

“Kami juga akan meningkatkan kualitas SDM sebagai partner bisnis dalam satu keluarga besar HUMI Grup,” tambah Ari Askhara, menegaskan pendekatan kolaboratif internal yang menjadi prioritas perusahaan.


Dampak bagi Pasar dan Investor

Pengangkatan mantan bos Garuda ini dinilai membawa ekspektasi positif bagi HUMI.

Pengalaman Ari dalam mengelola maskapai nasional dengan kompleksitas operasional tinggi diyakini akan mendukung transformasi HUMI menjadi perusahaan maritim lebih profesional, terstruktur, dan berdaya saing tinggi.

Investor pun mencermati bahwa langkah ini berpotensi meningkatkan kepercayaan pasar karena HUMI menunjukkan komitmen pada tata kelola yang lebih baik dan strategi pertumbuhan yang jelas.

Fokus pada sinergi grup, diversifikasi usaha, dan efisiensi operasional dipandang sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan profitabilitas jangka panjang.


Perspektif Industri Maritim 2026

Industri maritim nasional menghadapi tantangan besar di 2026, termasuk fluktuasi harga energi, biaya operasional tinggi, dan kebutuhan modernisasi armada. Dengan Ari Askhara di pucuk pimpinan, HUMI diharapkan mampu:

Langkah ini juga menunjukkan HUMI tidak hanya mengandalkan kepemilikan aset kapal, tetapi memfokuskan pada strategi pertumbuhan berkelanjutan melalui inovasi dan kolaborasi grup.

Editor : Mahendra Aditya
#Tommy Soeharto #Komisaris HUMI #Dirut HUMI #Ari Askhara