RADAR KUDUS - Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada 2026 kembali masuk dalam daftar hari libur nasional.
Namun, pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan orang tua dan siswa bukan sekadar soal tanggal merah, melainkan: apakah sekolah benar-benar libur dan bagaimana dampaknya pada jadwal belajar?
Jawabannya tidak sesederhana “ya” atau “tidak”. Sebab, meski Isra Miraj 2026 ditetapkan sebagai hari libur nasional, ketentuannya memiliki implikasi berbeda bagi siswa yang menjalani sistem sekolah lima hari dan enam hari.
Baca Juga: Akun SNPMB Sudah Dibuka: Jangan Tunggu SNBP–SNBT, Ini Batas Waktu dan Risiko Jika Telat
Dasar Hukum Libur Isra Miraj 2026
Penetapan Isra Miraj sebagai hari libur nasional tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
SKB ini menjadi rujukan utama bagi seluruh instansi pemerintah, dunia usaha, hingga satuan pendidikan dalam menyusun agenda kerja dan kalender akademik tahunan.
Untuk tahun 2026, Isra Miraj jatuh pada Jumat, 16 Januari 2026, dan tidak disertai cuti bersama. Artinya, libur hanya berlaku satu hari, tanpa penambahan hari libur resmi lainnya.
Apakah Siswa Libur Sekolah saat Isra Miraj?
Mengacu pada ketentuan nasional, seluruh siswa libur pada Jumat, 16 Januari 2026, baik yang bersekolah lima hari maupun enam hari dalam sepekan.
Namun, aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung normal pada Kamis, 15 Januari 2026. Tidak ada kebijakan libur tambahan sebelum Isra Miraj, kecuali jika sekolah atau pemerintah daerah menetapkan aturan khusus.
Perbedaan mulai terasa setelah hari libur tersebut.
Baca Juga: Perjalanan Karier Sri Mulyani Setelah jadi Menkeu: Mengajar di Oxford, Mengarahkan Gates Foundation
Sekolah Lima Hari: Bonus Long Weekend
Bagi siswa yang menjalani sistem sekolah lima hari, libur Isra Miraj otomatis menciptakan long weekend. Setelah libur pada Jumat (16/1/2026), kegiatan belajar dilanjutkan kembali pada Senin, 19 Januari 2026.
Dengan demikian, siswa menikmati waktu rehat selama tiga hari berturut-turut:
-
Jumat, 16 Januari 2026 (Isra Miraj)
-
Sabtu, 17 Januari 2026
-
Minggu, 18 Januari 2026
Kondisi ini sering dimanfaatkan sekolah untuk memberi ruang pemulihan ritme belajar siswa setelah pekan akademik yang padat di awal semester genap.
Sekolah Enam Hari: Libur Tetap Terbatas
Berbeda dengan sistem lima hari, siswa yang mengikuti sekolah enam hari hanya libur pada Jumat, 16 Januari 2026. Kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Tidak ada tambahan libur, sehingga agenda pembelajaran tetap mengacu pada jadwal rutin. Bagi sekolah dengan sistem ini, Isra Miraj tidak berdampak signifikan pada distribusi jam pelajaran mingguan.
Baca Juga: Dugaan Penipuan Kripto Rp200 Miliar: Kasus Timothy Ronald Disorot Polisi
Kalender Akademik Daerah: Tidak Selalu Seragam
Meski SKB 3 Menteri bersifat nasional, implementasi di sekolah sangat bergantung pada kalender akademik daerah. Sejumlah pemerintah provinsi telah mencantumkan Isra Miraj sebagai hari libur sekolah dalam kalender akademik semester genap 2025/2026.
Beberapa daerah yang sudah memastikan libur sekolah saat Isra Miraj antara lain:
-
DKI Jakarta
-
Jawa Barat
-
Banten
-
Jawa Tengah
-
Sumatera Barat
-
Lampung
-
Kalimantan Selatan
-
Kalimantan Barat
-
Sulawesi Tenggara
Penetapan ini memberikan kepastian bagi sekolah untuk menyesuaikan jadwal ujian, tugas, maupun kegiatan ekstrakurikuler tanpa menabrak hari besar keagamaan.
Dampak pada Ritme Belajar Siswa
Libur satu hari di tengah pekan sering dianggap sepele. Namun dalam konteks pendidikan, jeda singkat seperti Isra Miraj bisa berdampak pada ritme belajar, terutama bagi siswa sekolah dasar dan menengah.
Bagi sekolah lima hari, long weekend berpotensi memberi efek ganda. Di satu sisi, siswa mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Di sisi lain, guru perlu strategi agar transisi kembali ke kelas tidak menurunkan fokus belajar.
Sebaliknya, sekolah enam hari cenderung lebih stabil dari sisi kontinuitas pembelajaran, meski waktu istirahat siswa lebih terbatas.
Baca Juga: Sri Mulyani Masuk Lingkar Inti Gates Foundation, Apa Dampaknya bagi Dunia?
Bukan Sekadar Libur, Tapi Momentum Edukatif
Sejumlah sekolah memanfaatkan peringatan Isra Miraj bukan hanya sebagai hari libur, melainkan momentum penguatan nilai karakter dan keagamaan.
Peringatan ini sering diiringi kegiatan pembelajaran tematik, kajian singkat, atau refleksi nilai moral sebelum hari libur tiba.
Pendekatan ini dianggap lebih efektif dibanding sekadar meliburkan siswa tanpa konteks edukatif.
Apa yang Perlu Diperhatikan Orang Tua?
Orang tua disarankan tidak hanya melihat Isra Miraj sebagai hari libur tambahan. Perlu dicek kembali:
-
Kalender akademik sekolah masing-masing
-
Sistem sekolah lima atau enam hari
-
Jadwal tugas dan evaluasi setelah libur
Dengan begitu, waktu libur dapat dimanfaatkan optimal tanpa mengganggu kesiapan belajar anak saat kembali ke sekolah.
Isra Miraj 2026 resmi menjadi hari libur nasional, namun tanpa cuti bersama. Seluruh siswa libur pada Jumat, 16 Januari 2026, dengan dampak berbeda tergantung sistem sekolah.
Bagi sekolah lima hari, libur ini menghadirkan long weekend. Sementara bagi sekolah enam hari, aktivitas belajar kembali berjalan normal keesokan harinya.
Kepastian akhir tetap mengacu pada kalender akademik daerah dan kebijakan masing-masing sekolah.
Editor : Mahendra Aditya