RADAR KUDUS - Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA dan sederajat tahun 2025 memperlihatkan variasi capaian yang cukup lebar antar mata pelajaran.
Data rata-rata nilai nasional menunjukkan adanya perbedaan signifikan, baik pada mata pelajaran wajib maupun pilihan.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menyampaikan bahwa hasil TKA memberikan gambaran objektif mengenai capaian akademik siswa secara nasional.
Menurutnya, variasi nilai yang muncul dipengaruhi oleh karakter kompetensi serta tingkat kompleksitas soal di masing-masing mata pelajaran.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Taklimat Media Laporan Pelaksanaan TKA Jenjang SMA 2025 dan Persiapan TKA Jenjang SD dan SMP 2026 yang digelar di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2025).
Baca Juga: Hasil TKA SMA 2025 Diumumkan Hari Ini, Berikut Cara Cek Nilainya Secara Online
Mapel Pilihan dengan Rata-rata Nilai Tertinggi
Berdasarkan data BSKAP Kemendikdasmen, mata pelajaran pilihan dengan capaian rata-rata tertinggi adalah Antropologi dengan skor 70,43.
Posisi berikutnya ditempati Geografi dengan rerata 70,36, disusul Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut sebesar 68,02.
Selain itu, Bahasa Arab mencatatkan rata-rata 64,97, sementara Sejarah berada di angka 62,72.
Toni menilai capaian ini menunjukkan penguasaan kompetensi yang relatif kuat pada mata pelajaran yang menekankan analisis, pemahaman konteks, dan penalaran.
Mapel dengan Rata-rata Nilai Terendah
Di sisi lain, sejumlah mata pelajaran mencatatkan nilai rata-rata yang cukup rendah. Bahasa Korea menjadi mata pelajaran dengan rerata terendah, yakni 28,55.
Selanjutnya Ekonomi berada di angka 31,68, Kimia 34,92, Bahasa Jerman 36,59, dan Fisika 37,65.
Baca Juga: TKA 2026 Segera Digelar, Dindikpora Rembang Ajak Siswa Ikut untuk Raih Jalur Prestasi
Daftar Nilai Rata-rata TKA SMA/SMK/Sederajat dan Jumlah Pesertanya
Mata Pelajaran Wajib
- Bahasa Indonesia Wajib
Jumlah peserta: 3.477.893
Rata-rata nilai: 55,38 - Matematika Wajib
Jumlah peserta: 3.489.148
Rata-rata nilai: 36,10 - Bahasa Inggris Wajib
Jumlah peserta: 3.509.688
Rata-rata nilai: 24,93
Mata Pelajaran Pilihan
- Antropologi
Jumlah peserta: 25.046
Rata-rata nilai: 70,43 - Geografi
Jumlah peserta: 309.042
Rata-rata nilai: 70,36 - Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut
Jumlah peserta: 392.303
Rata-rata nilai: 68,02 - Bahasa Arab
Jumlah peserta: 77.375
Rata-rata nilai: 64,97 - Sejarah
Jumlah peserta: 398.045
Rata-rata nilai: 62,72 - PPKN
Jumlah peserta: 1.089.508
Rata-rata nilai: 60,91 - Sosiologi
Jumlah peserta: 698.877
Rata-rata nilai: 60,07 - Bahasa Mandarin
Jumlah peserta: 11.142
Rata-rata nilai: 57,66 - Projek Kreatif dan Kewirausahaan
Jumlah peserta: 1.283.878
Rata-rata nilai: 56,34 - Bahasa Jepang
Jumlah peserta: 42.374
Rata-rata nilai: 55,21 - Biologi
Jumlah peserta: 716.882
Rata-rata nilai: 54,40 - Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Jumlah peserta: 215.600
Rata-rata nilai: 45,23 - Bahasa Prancis
Jumlah peserta: 1.796
Rata-rata nilai: 45,05 - Matematika Tingkat Lanjut
Jumlah peserta: 401.081
Rata-rata nilai: 39,32 - Fisika
Jumlah peserta: 295.167
Rata-rata nilai: 37,65 - Bahasa Jerman
Jumlah peserta: 5.937
Rata-rata nilai: 36,59 - Kimia
Jumlah peserta: 362.436
Rata-rata nilai: 34,92 - Ekonomi
Jumlah peserta: 620.359
Rata-rata nilai: 31,68 - Bahasa Korea
Jumlah peserta: 2.539
Rata-rata nilai: 28,55
Baca Juga: Kuota dan Aturan Baru SNPMB 2026, Siswa Wajib Miliki Nilai TKA untuk SNBP
TKA jadi Cermin Evaluasi Pembelajaran
Secara keseluruhan, nilai rata-rata TKA SMA 2025 menunjukkan tantangan besar pada mata pelajaran numerasi dan bahasa asing tertentu, sekaligus peluang penguatan pada mapel yang berbasis analisis sosial dan kebahasaan.
Data ini juga akan diintegrasikan ke dalam sistem Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 sebagai salah satu bahan pertimbangan seleksi. (rani)
Editor : Ali Mustofa