JAKARTA – Berdasarkan perhitungan kalender astronomi, umat Islam di Indonesia akan segera memasuki bulan Rajab 1447 Hijriah yang diprediksi jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.
Sebagai salah satu bulan yang dimuliakan (Asyhurul Hurum), kedatangan Rajab menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas spiritual melalui berbagai amalan sunah.
Peran BMKG dalam Penentuan Waktu
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus menjalankan peran strategisnya dalam memberikan pelayanan tanda waktu dan posisi benda langit.
Untuk memastikan akurasi awal bulan, BMKG menyediakan data hasil hisab (perhitungan) sebagai panduan objektif bagi Kementerian Agama dan pemangku kepentingan lainnya.
Selain perhitungan teknis, BMKG juga akan melakukan rukyat (observasi) hilal secara langsung di 37 lokasi strategis di seluruh Indonesia.
Masyarakat dapat memantau proses ini secara transparan melalui live streaming di kanal resmi https://hilal.bmkg.go.id/.
Ragam Amalan di Bulan Rajab
Memasuki 1 Rajab, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. Beberapa amalan utama yang disarikan dari pendapat para ulama meliputi:
1. Puasa Sunah: Meskipun terdapat perbedaan pendapat di kalangan mazhab, mayoritas ulama (Syafi'i, Maliki, dan Hanafi) menganjurkan puasa di bulan-bulan mulia. Umat Islam dapat mengamalkan puasa Senin-Kamis, puasa Daud, atau puasa Ayyamul Bidh.
2. Salat Sunah dan Istighfar: Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin menyebutkan keutamaan salat sunah mutlak dan memperbanyak mohon ampunan (istighfar) untuk membersihkan diri sebelum memasuki bulan Ramadan.
3. Sedekah dan Selawat: Amalan sosial berupa sedekah di bulan ini dijanjikan pahala yang berlipat ganda, dibarengi dengan memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Jadwal Penting Puasa Rajab 1447 H
Bagi masyarakat yang ingin menjalankan ibadah puasa, berikut adalah jadwal penting di bulan Januari 2026:
a). Puasa Ayyamul Bidh (13-15 Rajab): Jatuh pada tanggal 2, 3, dan 4 Januari 2026.
b). Puasa Senin-Kamis: Dimulai sejak Senin pertama di 22 Desember 2025 hingga akhir masa Rajab pada 19 Januari 2026.
Persiapan fisik dan spiritual di bulan Rajab ini diharapkan menjadi jembatan bagi umat Muslim untuk menyambut bulan suci Ramadan yang akan datang beberapa bulan setelahnya. (*)
Editor : Mahendra Aditya