Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kunjungi Aceh dan Sumut, Prabowo Perintahkan Percepatan Perbaikan Jembatan dan Penyaluran Bantuan

Ali Mustofa • Senin, 1 Desember 2025 | 22:38 WIB

 

Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyapa para pengungsi terdampak banjir bandang di posko pengungsian di Bambel Baru, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, Senin (1/12/2025)
Presiden Prabowo Subianto (kiri) menyapa para pengungsi terdampak banjir bandang di posko pengungsian di Bambel Baru, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, Senin (1/12/2025)

RADAR KUDUS – Presiden Prabowo Pastikan Perbaikan Jembatan Rusak dan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumut.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memperbaiki seluruh jembatan yang rusak akibat banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tenggara.

Hal tersebut ia sampaikan langsung kepada para pengungsi di Kota Kutacane, Senin, usai meninjau kondisi Jembatan Pantai Dona di Desa Salim Pinim, salah satu struktur yang mengalami kerusakan paling parah.

Jembatan Pantai Dona, yang terletak sekitar 3 kilometer dari Bandara Alas Leuser, menjadi lokasi pertama yang dikunjungi Presiden Prabowo setibanya di Aceh.

Di hadapan warga, ia menyatakan bahwa perbaikan jembatan-jembatan penghubung akan diprioritaskan.

“Semua jembatan yang rusak akan segera kita buka kembali dan kita perbaiki,” ujar Prabowo ketika berbicara di Desa Bambel Baru.

Di lokasi jembatan yang terputus itu, Presiden Prabowo memberi arahan langsung kepada Menteri PUPR Dody Hanggodo serta sejumlah pejabat lain termasuk Kepala BNPB Letjen Suharyanto, Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta Bupati Aceh Tenggara Muhammad Salim Fakhry.

Sungai Alas yang meluap dan mengalir deras di bawah jembatan menjadi pemicu utama kerusakan infrastruktur.

Aliran sungai tersebut menghantam sejumlah jembatan rangka baja hingga roboh, termasuk akses menuju Kecamatan Lawe Alas, Tanoh Alas, Babul Rahmah, serta beberapa wilayah lain.

Dinas PUPR Aceh mencatat sedikitnya ada lebih dari 20 jembatan rusak berat di berbagai kabupaten, antara lain Jembatan Silayakh, Natam, Salim Pipit, Mbarung, Pasir Putih, Pintu Rime, Suak Toben, hingga Gosong Telaga.

Di Kabupaten Bireuen, banjir bandang juga menghantam beberapa jembatan rangka baja di Peusangan Selatan dan Ule.

Setelah dari Aceh, Presiden Prabowo juga meninjau pusat penanganan bencana di GOR Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.

Kedatangan Presiden disambut hangat warga dan sejumlah pengungsi, termasuk seorang ibu yang memeluknya sambil menangis.

Di lokasi, Prabowo meninjau dapur lapangan TNI–Polri yang tengah menyiapkan makanan bagi warga terdampak.

Ia memastikan bahwa pasokan kebutuhan pokok dan logistik akan dipercepat distribusinya, terutama untuk desa-desa yang terisolasi.

“Prioritas kita saat ini adalah percepatan pengiriman bantuan, khususnya BBM yang sangat dibutuhkan di beberapa wilayah terputus,” ucap Prabowo.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa perbaikan jaringan listrik terus dikerjakan. “InsyaAllah dalam waktu dekat suplai listrik dapat dipulihkan,” tambahnya.

Prabowo menyampaikan apresiasi kepada BNPB, TNI, Polri, serta para relawan yang dinilainya bergerak cepat.

Pemerintah telah mengerahkan pesawat angkut dan helikopter untuk memaksimalkan distribusi bantuan dan evakuasi.

“Kita turunkan semua armada. Dengan kerja sama yang kuat, kita akan melewati musibah ini dan memberikan solusi terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Peringatan soal Perubahan Iklim

Meski kondisi cuaca disebut mulai membaik, Presiden Prabowo mengingatkan bahwa perubahan iklim ekstrem menjadi tantangan besar yang harus dihadapi dengan lebih serius.

“Perubahan iklim ini nyata. Pemerintah pusat dan daerah harus benar-benar sigap mengantisipasi dampaknya. Semua pihak harus siap menghadapi kondisi yang terus berubah,” tegasnya.

Dengan langkah cepat, dukungan logistik, serta koordinasi lintas instansi, pemerintah berharap proses pemulihan di Aceh maupun Sumatra Utara dapat berjalan lebih efektif dan cepat.

Editor : Ali Mustofa
#prabowo #aceh #pengungsi #bencana #jembatan #sumut