Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Terkini! Gempa Bumi Guncang Tahuna Pagi Ini, BMKG Ungkap Kedalaman 500 Km di Laut Sulawesi

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:19 WIB
Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi

 

RADAR KUDUS - Warga di sekitar Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, sempat dikejutkan oleh guncangan gempa bumi yang terjadi pada Rabu pagi (29/10/2025).

Berdasarkan laporan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 4,5 dan berpusat di 282 kilometer barat laut Tahuna.

Menurut data awal yang dirilis melalui akun resmi BMKG di platform X (Twitter), gempa terjadi pada pukul 07.09 WIB dengan kedalaman mencapai 500 kilometer.

Dengan lokasi episentrum yang cukup dalam, jenis gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dalam, yang biasanya tidak menimbulkan kerusakan besar di permukaan.

Pusat Gempa di Laut Dalam

BMKG mencatat pusat gempa berada di koordinat 5,65 derajat Lintang Utara (LU) dan 123,98 derajat Bujur Timur (BT).

Meski titik pusatnya berada jauh di laut dan cukup dalam, laporan ini tetap menjadi perhatian karena wilayah Kepulauan Sangihe termasuk kawasan cincin api Pasifik — zona rawan aktivitas tektonik dan vulkanik.

Namun, hingga berita ini diturunkan, BMKG belum memberikan keterangan detail mengenai wilayah yang merasakan getaran. Belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa ini.

BMKG juga menekankan bahwa informasi yang disampaikan merupakan hasil pemantauan awal dan masih dapat berubah seiring dengan masuknya data yang lebih lengkap dari berbagai stasiun seismik di seluruh Indonesia.

Tak Berpotensi Tsunami, Tapi Warga Diminta Waspada

Meski gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami, BMKG tetap mengimbau masyarakat di sekitar Sulawesi Utara dan Kepulauan Sangihe untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

“Informasi ini kami prioritaskan untuk kecepatan penyebaran, sehingga hasil pengolahan data bisa diperbarui setelah ada data tambahan,” tulis BMKG dalam unggahannya.

Masyarakat juga diimbau agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak bersumber dari lembaga resmi, terutama berita-berita hoaks yang kerap beredar setelah terjadi gempa bumi.

Tahuna, Wilayah dengan Aktivitas Seismik Tinggi

Kecamatan Tahuna, yang menjadi wilayah terdekat dari pusat gempa kali ini, dikenal sebagai salah satu daerah di Indonesia dengan aktivitas seismik tinggi.

Hal ini disebabkan karena posisinya yang berada di antara pertemuan Lempeng Laut Filipina dan Lempeng Eurasia, dua lempeng besar yang sering memicu aktivitas gempa di kawasan timur Indonesia.

Dalam satu tahun terakhir, wilayah ini telah mencatat beberapa kali getaran kecil hingga sedang yang sebagian besar tidak berdampak signifikan.

Namun, aktivitas ini menunjukkan bahwa bumi di kawasan tersebut terus bergerak secara dinamis.

Respons Cepat dan Edukasi Publik

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, BMKG terus memperkuat sistem early warning system (peringatan dini) serta edukasi publik agar masyarakat lebih memahami langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa.

Langkah sederhana seperti menjauhi bangunan tinggi, mematikan sumber listrik, dan berlindung di bawah meja kokoh dapat meminimalkan risiko cedera.

Selain itu, masyarakat di daerah pesisir juga diimbau untuk segera menjauhi pantai bila merasakan gempa kuat yang berlangsung lebih dari 30 detik.

Gempa bumi di Tahuna, Sulawesi Utara, pagi ini menjadi pengingat bahwa Indonesia adalah negeri yang hidup di atas jalur gempa.

Meski kali ini getarannya tidak menimbulkan kerusakan, penting bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan literasi kebencanaan.

Dengan sistem informasi cepat dari BMKG dan kesiapsiagaan warga, diharapkan setiap peristi

Editor : Mahendra Aditya
#BMKG Gempa Hari Ini #gempa sulawesi utara #Gempa Kepulauan Sangihe #bmkg #info gempa terkini #Gempa Tahuna