RADARKUDUS - Bank Indonesia baru saja mengumumkan kerja sama antar negara dengan Bank of Korea untuk menguji sistem pembayaran lintas negara menggunakan QRIS.
Artinya, nanti kamu bisa membayar langsung di Korea Selatan hanya dengan memindai kode QRIS di handphone kamu tanpa perlu repot menukar uang atau membuka kartu internasional lagi.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya besar untuk menyatukan sistem pembayaran di Asia, setelah sebelumnya QRIS sudah bisa digunakan di Thailand dan Jepang.
Selain membantu para wisatawan, inisiatif ini juga akan mendukung UMKM, e-commerce, dan sektor pariwisata agar lebih mudah terhubung antar negara.
Bank Indonesia memang ingin menerapkan QRIS ke beberapa negara lain.
Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Himawan Kusprianto, menjelaskan bahwa beberapa negara yang akan dilibatkan adalah Tiongkok, Korea Selatan, dan Arab Saudi.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menjelaskan bahwa saat ini pihak BI sedang melakukan uji coba terbatas atau sandbox untuk menerapkan QRIS secara internasional di Korea Selatan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan pembayaran lintas negara serta mempercepat proses transformasi digital di Indonesia.
“Peningkatan inovasi dan penyebaran penggunaan pembayaran digital terus dilakukan melalui penyelenggaraan Festival Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia yang bekerja sama dengan Indonesia Fintech Summit and Expo 2025. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah peluncuran fitur QRIS Tap In/Tap Out serta pengujian sandbox QRIS antar Indonesia dan Korea Selatan,” tutur Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI yang diadakan secara virtual, Rabu (23/10/2025).
Menurut Perry, kerja sama ini menjadi momen penting dalam membangun sistem pembayaran berbasis teknologi yang lebih modern dan mencakup semua kalangan.
Inisiatif ini juga sesuai dengan upaya BI dalam mendorong inovasi serta meningkatkan penggunaan transaksi digital di tengah masyarakat.
Selain proyek QRIS lintas negara, BI juga terus mengadakan berbagai kegiatan dalam negeri seperti Program KATALIS P2DD (Sinergi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah), BI–OJK Hackathon 2025, serta QRIS Jelajah Budaya Indonesia.
Semua kegiatan ini dibuat agar meningkatkan pemahaman tentang teknologi digital, mempercepat proses pembayaran, dan memperluas akses ke layanan keuangan bagi berbagai lapisan masyarakat.
Editor : Ali Mustofa