Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sempat Dirawat karena Sakit Jantung, Dalang Legendaris Ki Anom Suroto Tutup Usia

Iwan Arfianto • Kamis, 23 Oktober 2025 | 18:52 WIB
Photo
Photo

SUKOHARJO – Dunia seni pedalangan kehilangan salah satu maestro terbaiknya. Ki Anom Suroto, dalang kondang asal Sukoharjo, meninggal dunia pada Kamis (23/10/2025) pagi di RS dr. Oen Kandang Sapi, Solo, setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat serangan jantung.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi oleh putranya, Jatmiko, yang menyebut sang ayah telah dirawat di rumah sakit selama lima hari terakhir.

“Bapak sakit jantung, sudah lima hari dirawat, meninggal jam 7 pagi tadi di RS dr. Oen Solo,” ujar Jatmiko.

Selain menderita sakit jantung, Ki Anom Suroto juga memiliki riwayat diabetes.

Selama menjalani perawatan, ia ditempatkan di ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk mendapatkan penanganan khusus.

“Sudah ada riwayat bapak, diabetes, dirawat di ICU,” imbuhnya.

Sebelum meninggal dunia, kondisi dalang senior ini disebut masih sempat sadar dan berkomunikasi dengan keluarga.

Namun, kesehatannya menurun drastis pada Kamis pagi hingga akhirnya berpulang.

“Kemarin masih sadar, tapi pagi ini sudah nggak,” kata Jatmiko menambahkan.

Jenazah Ki Anom Suroto rencananya akan disemayamkan di Ndalem Timsan, Makamhaji, Sukoharjo, sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga.

Maestro Wayang yang Tak Tergantikan

Sepanjang hidupnya, Ki Anom Suroto dikenal sebagai salah satu dalang legendaris yang turut mengharumkan dunia pewayangan Indonesia.

Ia dikenal memiliki gaya mendalang yang khas, dengan cengkok tembang halus dan pembawaan yang karismatik, menjadikannya panutan bagi banyak dalang muda.

Selain aktif di panggung, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang gigih melestarikan budaya Jawa melalui pendidikan dan berbagai organisasi kesenian.

Kepergian Ki Anom Suroto meninggalkan duka mendalam di kalangan seniman dan masyarakat pecinta budaya tradisional.

Ia bukan sekadar seorang dalang, tetapi juga simbol dedikasi, ketekunan, dan cinta terhadap warisan leluhur Nusantara.

Editor : Ali Mustofa
#dalang kondang #Ki Anom Suroto #Ki Anom Suroto meninggal dunia