Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gen Z dan Risiko Cemas karena Scrolling Sebelum Tidur: Bahaya yang Tak Terlihat

Redaksi Radar Kudus • Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:30 WIB

anak muda bermain hp dengan rebahan, dan cahaya yang gelap
anak muda bermain hp dengan rebahan, dan cahaya yang gelap

RADAR KUDUS - Rutinitas membuka media sosial seperti TikTok, Instagram, atau X (dulu Twitter) menjelang tidur sudah menjadi kebiasaan lumrah bagi Gen Z.

Kegiatan ini dianggap cara cepat untuk bersantai setelah seharian penuh aktivitas.

Tapi siapa sangka, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental, khususnya memicu rasa cemas berlebihan.

Data dari Kementerian Kominfo dan Katadata Insight Center (2022) mengungkapkan bahwa lebih dari 50% Gen Z di Indonesia aktif berselancar di media sosial pada malam hari.

Dari jumlah itu, sekitar 37% mengaku mengalami gangguan tidur akibat terlalu lama menatap layar.

Penelitian juga menemukan bahwa jika durasi penggunaan media sosial lewat dari dua jam setelah pukul 9 malam, risiko terkena kecemasan ringan meningkat drastis.

Baca Juga: Bukan Google Lagi, ChatGPT & TikTok Jadi Mesin Pencari Favorit Gen Z

Mengapa Kebiasaan Ini Membahayakan?

1. Otak Terlalu Terstimulasi

Media sosial menampilkan berbagai konten cepat dan penuh emosi. Ini membuat otak tetap aktif bekerja saat tubuh seharusnya mulai rileks, mengganggu proses tidur.

2. Efek Cahaya Biru

Paparan sinar biru dari layar ponsel menghambat produksi melatonin—hormon yang membantu kamu tertidur.

Akibatnya, kamu lebih sulit merasa ngantuk dan tidur menjadi tidak nyenyak.

3. Perbandingan yang Tidak Sehat

Melihat kehidupan orang lain yang tampak sempurna di media sosial bisa memicu perasaan minder, tidak puas dengan diri sendiri, hingga merasa gagal—hal ini dikenal dengan istilah toxic comparison.

4. Konten Emosional dan Negatif

Berita buruk, komentar sinis, atau drama online bisa membuat suasana hati kacau, yang berdampak hingga keesokan harinya.

Ciri Kamu Sudah Terpengaruh:

Langkah Pencegahan dan Solusi:

Kesehatan mental bukan hal sepele. Di tengah gempuran informasi digital, istirahat dari layar bukanlah kelemahan, melainkan bentuk kepedulian diri yang penting.

Kadang, pilihan terbaik adalah berhenti sejenak dan memberi ruang bagi pikiran untuk tenang.(laura)

Editor : Ali Mustofa
#Dampak Media sosial #Blue light effect #Gen Z dan kecemasan #Toxic comparison #Scrolling sebelum tidur