RADAR KUDUS - Menjelang akhir September, topik soal cuti bersama dan tanggal merah kembali jadi perbincangan hangat.
Banyak masyarakat yang berharap ada jeda di bulan Oktober untuk sekadar beristirahat atau mengatur liburan pendek. Namun, kenyataannya justru sebaliknya.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1017 Tahun 2024, Nomor 2 Tahun 2024, dan Nomor 2 Tahun 2024, pemerintah secara resmi menetapkan bahwa tidak ada cuti bersama maupun libur nasional di bulan Oktober 2025.
Artinya, selama sebulan penuh, semua aktivitas perkantoran, sekolah, dan layanan publik berjalan normal tanpa tambahan hari libur selain Sabtu-Minggu.
Keputusan ini membuat Oktober menjadi salah satu bulan paling “padat” tahun ini. Tidak ada hari besar keagamaan, tidak ada hari nasional, apalagi long weekend.
Dampak Bagi Dunia Kerja dan Sekolah
Absennya libur nasional di bulan ini membawa dampak tersendiri. Bagi dunia kerja, ini berarti tidak ada jeda panjang yang biasanya dimanfaatkan untuk perjalanan liburan atau pulang kampung. Perusahaan dapat menjalankan operasional tanpa gangguan.
Di sisi pendidikan, kalender sekolah pun berjalan mulus tanpa perlu penyesuaian jadwal ujian atau kegiatan belajar mengajar. Bulan ini menjadi momentum ideal untuk mengejar target kurikulum tanpa interupsi.
Namun, bagi sebagian karyawan dan pelajar, kondisi ini bisa terasa “melelahkan”. Tidak adanya break panjang membuat banyak orang harus menunggu hingga Desember untuk menikmati libur resmi.
Sisa Tanggal Merah di Tahun 2025
Meski Oktober “kering” dari libur, masih ada sisa hari libur nasional yang bisa dinanti di akhir tahun.
Berdasarkan SKB 3 Menteri 2025, tanggal merah tersisa hanya pada 25 dan 26 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Raya Natal.
Dengan begitu, akhir tahun akan menjadi momen paling ditunggu banyak orang. Perayaan Natal biasanya disambut dengan libur panjang, sehingga masyarakat bisa merencanakan perjalanan wisata, mudik, atau sekadar quality time bersama keluarga.
Antisipasi Lonjakan Wisata Akhir Tahun
Pihak industri pariwisata diperkirakan akan memanfaatkan momentum ini. Banyak agen perjalanan mulai menawarkan paket liburan akhir tahun sejak dini, mengingat tingginya permintaan masyarakat.
Transportasi umum—baik darat, laut, maupun udara—juga diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang.
Oleh karena itu, pemerintah diharapkan menyiapkan strategi pengaturan arus perjalanan agar tidak menimbulkan kemacetan parah menjelang Natal.
Jadwal Lengkap Libur Nasional & Cuti Bersama 2026
Selain memastikan jadwal 2025, pemerintah juga telah menetapkan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2026.
Penetapan ini tertuang dalam SKB 3 Menteri Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025.
Daftar Hari Libur Nasional 2026
-
1 Januari 2026 (Kamis): Tahun Baru Masehi
-
16 Januari 2026 (Jumat): Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW
-
17 Februari 2026 (Selasa): Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
-
19 Maret 2026 (Kamis): Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948)
-
21–22 Maret 2026 (Sabtu–Minggu): Idul Fitri 1447 H
-
3 April 2026 (Jumat): Wafat Yesus Kristus
-
5 April 2026 (Minggu): Paskah
-
1 Mei 2026 (Jumat): Hari Buruh Internasional
-
14 Mei 2026 (Kamis): Kenaikan Yesus Kristus
-
27 Mei 2026 (Rabu): Idul Adha 1447 H
-
31 Mei 2026 (Minggu): Hari Raya Waisak 2570 BE
-
1 Juni 2026 (Senin): Hari Lahir Pancasila
-
16 Juni 2026 (Selasa): Tahun Baru Islam 1448 H
-
17 Agustus 2026 (Senin): Hari Kemerdekaan RI
-
25 Agustus 2026 (Selasa): Maulid Nabi Muhammad SAW
-
25 Desember 2026 (Jumat): Natal
Daftar Cuti Bersama 2026
-
16 Februari 2026 (Senin): Imlek
-
18 Maret 2026 (Rabu): Nyepi
-
20, 23, 24 Maret 2026 (Jumat, Senin, Selasa): Idul Fitri
-
15 Mei 2026 (Jumat): Kenaikan Yesus Kristus
-
28 Mei 2026 (Kamis): Idul Adha
-
24 Desember 2026 (Kamis): Natal
Kombinasi libur nasional dan cuti bersama tahun 2026 mencapai 25 hari, sehingga masyarakat dapat merencanakan cuti tahunan lebih matang.
Tips Merencanakan Liburan di Tengah Kalender Padat
-
Rencanakan Liburan Lebih Awal: Karena Oktober tanpa libur, alokasikan cuti pribadi bila ingin beristirahat.
-
Pantau Promo Transportasi & Hotel: Banyak maskapai dan hotel memberi diskon menjelang libur panjang.
-
Siapkan Dana Liburan dari Sekarang: Dengan perencanaan keuangan yang baik, biaya liburan akhir tahun bisa lebih ringan.
-
Pilih Destinasi yang Tidak Terlalu Padat: Agar perjalanan lebih nyaman, pertimbangkan wisata di luar kota-kota besar.
Oktober 2025 akan menjadi bulan penuh aktivitas tanpa jeda panjang. Meski begitu, masyarakat tetap bisa menanti libur panjang di akhir tahun, tepatnya pada perayaan Natal 25–26 Desember.
Sementara itu, kalender libur 2026 sudah disiapkan pemerintah, memberikan gambaran jelas kapan masyarakat dapat menikmati cuti bersama dan liburan panjang.
Keputusan pemerintah ini diharapkan membantu perencanaan aktivitas kerja, sekolah, hingga wisata dengan lebih terukur.
Editor : Mahendra Aditya