Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Fakta Mengejutkan! Segini Daftar Gaji & Tunjangan Polisi 2025, Dari Tamtama hingga Jenderal

Mahendra Aditya Restiawan • Minggu, 31 Agustus 2025 | 16:30 WIB

Polisi sedang melakukan pengamanan demo
Polisi sedang melakukan pengamanan demo

RADAR KUDUS - Menjadi anggota Polri bukan hanya soal tugas menjaga keamanan, tapi juga berkaitan dengan kesejahteraan.

Pemerintah melalui PP Nomor 7 Tahun 2024 telah menetapkan skema gaji baru bagi seluruh anggota kepolisian, mulai dari golongan paling bawah hingga pucuk pimpinan.

Aturan ini menggantikan ketentuan lama yang sudah belasan kali direvisi, menyesuaikan kebutuhan hidup dan tanggung jawab personel.

Gaji Polisi dari Bawah Hingga Atas

Struktur gaji Polri dibagi dalam lima golongan besar: Tamtama, Bintara, Perwira Pertama (PAMA), Perwira Menengah (PAMEN), dan Perwira Tinggi (PATI).

Meski angka terlihat standar, jangan buru-buru bandingkan dengan profesi lain. Sebab, gaji hanyalah bagian kecil dari keseluruhan paket kesejahteraan Polri.

Tunjangan yang Bikin Nominal Menggemuk

Di luar gaji, polisi mendapatkan berbagai tunjangan. Mulai dari tunjangan istri/suami sebesar 10% gaji pokok, tunjangan anak 2% per anak (maksimal dua anak), tunjangan jabatan, hingga tunjangan beras. Pajak penghasilan pun ditanggung pemerintah.

Yang paling menonjol adalah Tunjangan Kinerja (Tukin). Nilainya jauh lebih besar dari gaji pokok. Tukin diatur lewat Perpres Nomor 103 Tahun 2018.

Besarannya bervariasi, mulai dari Rp1,9 juta untuk kelas jabatan 1, hingga Rp29 juta untuk kelas jabatan 17.

Khusus Kapolri, tunjangannya mendapat tambahan 150% dari kelas tertinggi, yaitu sekitar Rp43,6 juta per bulan.

Jika ditotal dengan gaji pokok, angka kesejahteraan seorang Kapolri bisa menembus lebih dari Rp50 juta sebulan, belum termasuk fasilitas rumah dinas, kendaraan, hingga pengamanan.

Pesan Tersembunyi di Balik Angka

Masyarakat kerap terkejut melihat nominal ini. Bagi sebagian, angka Rp1,7 juta untuk seorang Bharada terasa tidak sebanding dengan risiko tugas di lapangan.

Sebaliknya, gaji puluhan juta bagi jenderal dipandang wajar, mengingat tanggung jawab strategis yang mereka pikul.

Namun, esensi dari transparansi gaji Polri bukan semata angka, melainkan bagaimana skema kesejahteraan ini mampu mengurangi godaan praktik nakal di tubuh kepolisian. Harapannya, dengan penghasilan yang layak, integritas aparat bisa terjaga.

Penutup: Harapan Publik

Publik punya ekspektasi tinggi. Transparansi soal gaji dan tunjangan Polri adalah langkah positif, tapi ujungnya tetap pada performa.

Polisi dituntut profesional, adil, dan dekat dengan rakyat. Sebab, kesejahteraan yang dijamin negara sejatinya adalah investasi agar mereka bisa bekerja tanpa kompromi.

Editor : Mahendra Aditya
#gaji polisi #Gaji polisi 2025 #Tunjangan Polri #Gaji dan tunjangan polisi #Daftar gaji Polri #Gaji kapolri #Gaji Polisi Naik