RADAR KUDUS - Hasan Nasbi, seorang konsultan politik ternama di Indonesia, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) pada 21 April 2025.
Pengunduran diri ini disampaikan melalui akun Instagram @totalpolitikcom (29/4/2025).
Alasan Pengunduran Diri
Baca Juga: Ratusan Peserta Lomba Video Konten Literasi di Jepara Ikuti Pembekalan, Ini Rincian Hadiahnya
Hasan Nasbi mengungkapkan dalam pernyataannya bahwa langkah pengunduran dirinya telah melalui pertimbangan yang matang.
Ia menyatakan bahwa langkah ini diambil karena ada persoalan yang sudah di luar batas kemampuannya.
Hasan juga menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah tindakan emosional, melainkan hasil dari evaluasi mendalam terhadap situasi yang dihadapi.
Sepak Terjang Hasan Nasbi
Empat puluh lima tahun yang lalu, Hasan Nasbi dilahirkan di Bukittinggi, Sumatera Barat. Tepatnya pada tanggal 11 Oktober 1979.
Ia merupakan pendiri lembaga survei Cyrus Network dan telah lama berkecimpung di dunia konsultan politik.
Hasan Nasbi pernah dikenal sebagai pendukung pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2012, dan juga turut bergabung dalam tim pemenangan Jokowi pada Pilpres 2014 serta 2019.
Kemudian, pada Pilpres 2024, ia memberikan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dan dipercaya sebagai salah satu juru bicara tim kampanye nasional.
Usai mengundurkan diri, Hasan menegaskan bahwa dirinya tidak berniat mengejar posisi baru di pemerintahan Prabowo-Gibran.
Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk menjajal tantangan baru di luar dunia konsultan politik, mengingat ia telah berpartisipasi dalam tiga kali pemilihan presiden dan merasa telah mencapai titik jenuh dalam bidang tersebut.
Pengunduran diri ini menandai langkah Hasan Nasbi untuk melepaskan jabatan strategisnya di pemerintahan dan memulai babak baru dalam perjalanan kariernya.
Editor : Mahendra Aditya