RADAR KUDUS - Harga sejumlah bahan pangan di Sumatera Selatan terpantau naik pada Senin (9/9/2024) dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Berdasarkan data yang dihimpun dari panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) hingga pukul 08.01 WIB, 15 dari 20 komoditas menunjukkan tren kenaikan harga, sementara lima komoditas lainnya mengalami penurunan.
Kenaikan harga terutama terjadi pada bahan pangan pokok seperti cabai rawit merah, telur ayam ras, beras premium, cabai merah keriting, dan garam halus beryodium.
Sementara itu, beberapa komoditas seperti tepung terigu kemasan (non-curah), daging sapi murni, daging ayam ras, minyak goreng curah, dan bawang merah justru menunjukkan penurunan harga dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Komoditas kedelai biji kering impor menjadi bahan pangan dengan lonjakan harga tertinggi, naik sebesar Rp1.260 atau 11,73% menjadi Rp12.000 per kilogram.
Di sisi lain, harga bawang merah mengalami penurunan terbesar, turun Rp1.770 atau 7,47% menjadi Rp21.910 per kilogram.
Daftar Harga Bahan Pangan di Sumatera Selatan (9 September 2024)
Berikut adalah rincian lengkap harga 20 bahan pangan di Sumatera Selatan menurut data Bapanas pada Senin (9/9/2024) pukul 08.01 WIB:
- Daging Sapi Murni: Rp134.910 per kg (turun 0,75%)
- Cabai Rawit Merah: Rp42.430 per kg (naik 6,74%)
- Bawang Putih Bonggol: Rp36.990 per kg (naik 0,35%)
- Ikan Kembung: Rp35.000 per kg (naik 9,17%)
- Cabai Merah Keriting: Rp34.640 per kg (naik 11,38%)
- Daging Ayam Ras: Rp30.980 per kg (turun 0,8%)
- Ikan Bandeng: Rp30.000 per kg (naik 10,66%)
- Ikan Tongkol: Rp27.930 per kg (naik 2,57%)
- Telur Ayam Ras: Rp26.460 per kg (naik 2,4%)
- Bawang Merah: Rp21.910 per kg (turun 7,47%)
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp17.490 per liter (naik 1,98%)
- Gula Konsumsi: Rp17.490 per kg (naik 0,63%)
- Minyak Goreng Curah: Rp15.320 per liter (turun 1,61%)
- Beras Premium: Rp14.490 per kg (naik 2,62%)
- Beras Medium: Rp12.870 per kg (naik 2,06%)
- Beras SPHP: Rp12.700 per kg (naik 1,6%)
- Garam Halus Beryodium: Rp12.000 per kg (naik 5,17%)
- Kedelai Biji Kering (Impor): Rp12.000 per kg (naik 11,73%)
- Tepung Terigu Kemasan (non-curah): Rp12.000 per kg (turun 6,83%)
- Tepung Terigu (Curah): Rp10.000 per kg (naik 10,86%)
Kedelai dan Cabai Memimpin Kenaikan Harga
Kenaikan signifikan pada kedelai biji kering impor sebesar 11,73% mencerminkan dampak dari faktor eksternal seperti fluktuasi harga di pasar internasional dan keterbatasan pasokan.
Sementara itu, cabai merah keriting mengalami lonjakan harga hingga 11,38%, menunjukkan tren kenaikan yang terus berlanjut di tengah permintaan yang tinggi dan pasokan yang terbatas di pasar lokal.
Kenaikan harga bahan pangan ini, terutama pada komoditas-komoditas pokok seperti cabai, beras, dan telur ayam, dapat berdampak pada peningkatan biaya hidup masyarakat di Sumatera Selatan.
Hal ini juga memengaruhi pelaku usaha kecil dan menengah yang bergantung pada bahan pangan tersebut sebagai bahan baku.
Baca Juga: Catat Baik-baik, HET Elpiji Melon di Jepara Naik Mulai Pekan Depan, Segini Harganya!
Penurunan Harga Bawang Merah dan Daging Sapi
Di sisi lain, harga bawang merah mengalami penurunan tajam sebesar 7,47%, sementara harga daging sapi murni turun 0,75%. Penurunan ini memberikan sedikit kelonggaran bagi konsumen di tengah tren kenaikan harga bahan pangan lainnya.
Namun, penurunan ini diperkirakan bersifat sementara mengingat fluktuasi harga yang cepat terjadi di pasar pangan.
Secara keseluruhan, dinamika harga bahan pangan di Sumatera Selatan masih dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti cuaca, pasokan, permintaan, dan kebijakan distribusi.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga guna mengelola pengeluaran dengan lebih baik dan mengantisipasi potensi lonjakan harga di masa mendatang.(ury)
Editor : Abdul Rokhim