RADAR KUDUS - Briptu Putri Sirty Cikita, seorang polwan yang muncul dalam program "The Police Trans 7," menjadi viral setelah tindakannya menegur seorang pria yang sedang makan di sebuah warung makan.
Dalam video tersebut, Putri Cikita menegur pria tersebut karena dianggap tidak sopan menjawab pertanyaan sambil makan.
Aksinya ini memicu reaksi keras dari netizen, yang kemudian menjulukinya sebagai "Duta Sopan Indonesia."
Insiden yang Menuai Kontroversi
Video yang menunjukkan Putri Cikita menegur pria tersebut diunggah ulang oleh akun X bernama @arsipaja dan telah ditonton lebih dari 8,5 juta kali, serta mendapat ribuan komentar dari netizen.
Banyak yang mengkritik sikap Putri Cikita, menganggapnya terlalu berlebihan dan tidak menghormati orang lain.
Klarifikasi dari NTMC Korlantas Polri
Menanggapi viralnya video tersebut, NTMC Korlantas Polri memberikan klarifikasi melalui akun resmi X mereka, @NTMCLantasPolri.
Mereka menjelaskan bahwa video tersebut adalah potongan dari tayangan lengkap acara "The Police" yang dirilis pada 22 Agustus 2024.
Sebelum insiden yang viral, tim polisi, termasuk Putri Cikita, telah menegur lima orang yang sedang minum minuman keras di lokasi yang sama.
Salah satu dari mereka tidak mengindahkan teguran dan menunjukkan sikap tidak sopan kepada petugas.
Netizen Tetap Mengkritik
Meskipun NTMC telah memberikan klarifikasi, banyak netizen yang tetap mengkritik perilaku Putri Cikita dalam video tersebut.
Mereka menilai bahwa cara Putri Cikita menegur pria tersebut tidak pantas dan menunjukkan sikap yang arogan.
Komentar negatif terus membanjiri akun media sosial Putri Cikita, yang hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terkait insiden tersebut.
Reaksi dan Tindakan Selanjutnya
Sejauh ini, Brigadir Putri Sirty Cikita belum memberikan klarifikasi atau tanggapan di akun Instagram pribadinya.
Pihak kepolisian juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai tindakan yang dilakukan oleh Putri Cikita dalam tayangan tersebut.
Publik masih menunggu penjelasan lebih lanjut untuk meredakan polemik yang tengah berkembang.
Dampak Julukan "Duta Sopan Indonesia"
Julukan "Duta Sopan Indonesia" yang disematkan oleh netizen terhadap Putri Cikita kini menjadi simbol kritik terhadap tindakan yang dianggap tidak tepat.
Ini menunjukkan betapa cepatnya opini publik terbentuk dan tersebar di media sosial, serta bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi reputasi seseorang, terutama ketika terkait dengan tugas dan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.
Editor : Abdul Rokhim