Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ini Penyebab Terbakarnya PT Libolon Indonesia di Purwakarta yang Tewaskan Satu Pekerja

Mahendra Aditya Restiawan • Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:12 WIB
ilustrasi kebakaran(Shutterstock)
ilustrasi kebakaran(Shutterstock)

RADAR KUDUS - Kebakaran hebat yang terjadi di pabrik tekstil PT Libolon di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, pada Selasa (13/8), diduga dipicu oleh ledakan yang berasal dari mesin pabrik.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum kebakaran terjadi, terdengar beberapa kali ledakan keras yang diduga berasal dari mesin-mesin di dalam pabrik.

Suara ledakan ini menjadi tanda awal sebelum api mulai berkobar dengan cepat.

Kapolsek Jatiluhur, Kompol Abdul Kadir, menyebutkan bahwa ledakan yang terjadi kemungkinan besar berasal dari mesin coater yang ada di pabrik tersebut.

Namun, hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

"Kami masih mendalami penyebab kebakaran ini, meskipun dugaan awal mengarah pada mesin coater sebagai sumber ledakan," jelas Abdul Kadir.

Proses pemadaman api memakan waktu sekitar satu setengah jam dengan melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta dan bantuan empat unit mobil pemadam dari perusahaan lain di sekitar wilayah Jatiluhur.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim pemadam melakukan pendinginan di area yang masih panas untuk mencegah potensi kebakaran susulan.

"Api berhasil dikuasai dalam waktu relatif singkat, namun suhu di sekitar lokasi masih cukup tinggi," kata Juddy Herdiana, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Purwakarta.

Akibat kebakaran ini, satu pekerja pabrik tewas di tempat, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka.

Korban tewas, Sigit Hartono (52), merupakan seorang operator mesin yang ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan di lokasi kejadian.

Dua dari tiga korban luka lainnya masih dalam kondisi trauma dan telah dibawa ke RSUD Bayu Asih untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Meskipun telah dilakukan pemadaman, penyebab pasti dari kebakaran ini belum dapat dipastikan.

Pihak kepolisian masih melakukan investigasi untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi dan untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Dugaan sementara masih berfokus pada kemungkinan adanya kerusakan atau malfungsi pada mesin-mesin di dalam pabrik.

Editor : Abdul Rokhim
#kebakaran PT Libolon Indonesia Fiber system #Pabrik Tekstil PT Libolon #purwakarta #Penyebab kebakaran PT Libolon Indonesia Fiber system #Kebakaran di Pabrik Tekstil PT Libolon #kebakaran PT Libolon Indonesia #PT Libolon Indonesia