Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Kapan Gempa Megathrust bakal Guncang Indonesia? Ini Prediksi BMKG

Zakarias Fariury • Rabu, 14 Agustus 2024 | 05:56 WIB
Letak Megathrust di sepanjang garis pantai di indonesia (researchgate.net)
Letak Megathrust di sepanjang garis pantai di indonesia (researchgate.net)

RADAR KUDUS - Meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberikan peringatan terkait potensi gempa dari dua zona megathrust di Indonesia, para ahli mengakui bahwa prediksi waktu terjadinya gempa masih menjadi tantangan besar.

Hal ini disebabkan oleh keterbatasan teknologi dan akses geografis yang sulit dijangkau.

Daryono, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menyampaikan peringatan tentang dua megathrust yang sudah lama tidak melepaskan energi di Indonesia.

 

Megathrust merupakan zona pertemuan lempeng tektonik yang berpotensi memicu gempa besar dan tsunami.

Zona ini dapat mengalami pelepasan energi secara berulang dengan jeda waktu ratusan tahun.

"Kekhawatiran ilmuwan Jepang saat ini serupa dengan yang dirasakan oleh ilmuwan Indonesia, khususnya terhadap 'Seismic Gap' di Selat Sunda (M8,7) dan Mentawai-Siberut (M8,9)," kata Daryono dalam pernyataan tertulis pada Minggu (11/8).

Seismic Gap dan Potensi Gempa

Seismic gap adalah zona sumber gempa yang memiliki potensi besar namun belum mengalami gempa signifikan dalam kurun waktu puluhan hingga ratusan tahun.

Menurut Daryono, gempa di kedua wilayah megathrust tersebut "tinggal menghitung waktu" karena sudah ratusan tahun tidak terjadi gempa besar.

Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 mencatat bahwa Megathrust Mentawai-Siberut dan Megathrust Selat Sunda terakhir kali mengalami gempa lebih dari ratusan tahun lalu.

Megathrust Selat Sunda, dengan panjang 280 km dan pergeseran (slip rate) 4 cm per tahun, tercatat pecah pada 1699 dan 1780 dengan magnitudo 8,5.

Sementara itu, Megathrust Mentawai-Siberut yang memiliki panjang 200 km dan slip rate 4 cm per tahun, mengalami gempa pada 1797 dengan M8,7 dan 1833 dengan M8,9.

Tantangan Prediksi Gempa

Saat menganalisis gempa signifikan dekat Pulau Bawean, Jawa Timur, pada Maret lalu, Daryono mengaku terkejut.

Ia menyatakan bahwa konsep kegempaan saat ini masih belum memungkinkan untuk memprediksi waktu terjadinya gempa.

 

 

Teknologi dan ilmu pengetahuan di bidang seismologi saat ini belum mampu memberikan prediksi yang akurat.

Gempa bumi terjadi ketika patahan di kerak bumi bergeser, dan besarnya gempa ditentukan oleh jumlah pergeseran pada area yang lebih luas.

Gempa dimulai dari satu titik dengan tekanan yang melebihi kekuatan patahan tersebut.

Peneliti dari Cornell University, Judith Hubbard, menjelaskan bahwa gempa bumi besar dimulai seperti gempa kecil, namun dengan kekuatan yang terus bertambah dan akhirnya melepaskan energi secara signifikan.

Ramalan Palsu dan Isu Prediksi Gempa

Meski ilmu pengetahuan belum mampu memprediksi gempa, masih ada pihak-pihak yang mencoba menyebarkan informasi menyesatkan.

Salah satunya adalah Frank Hoogerbeets dari Solar System Geometry Survey (SSGS) yang sempat memprediksi gempa di Sulawesi, Halmahera, dan Laut Banda pada Maret 2023. Namun, prediksinya terbukti tidak akurat.

Baca Juga: Waspadalah, Gempa Dahsyat Megathrust Diprediksi akan Melanda Indonesia, Ini Penjelasannya

Dua peneliti dari BMKG, Marniati dan Imanuela Indah Pertiwi, menegaskan bahwa gempa bumi tidak bisa diprediksi waktunya.

Dalam makalah mereka, disebutkan bahwa BMKG selalu menginformasikan kepada masyarakat bahwa gempa tektonik tidak dapat diprediksi, baik hari, tanggal, maupun waktunya.

Kedua peneliti tersebut juga mengingatkan bahwa wilayah Indonesia tidak bisa terhindar dari kejadian gempa bumi, sehingga penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga. (ury)

Editor : Ali Mustofa
#tektonik #Megathrust Mentawai #bencana alam #selat sunda #Lempeng Tektonik #indonesia #megathrust adalah #Megathrust Nankai #megathrust #gempa bumi #bmkg #tsunami