RADAR KUDUS - Baru baru ini, gerakan boikot Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) Indonesia merilis sejumlah brand yang disinyalir kuat pro Israel dan mendukung genosida Palestina.
Seruan boikot dan daftar ini sempat tersebar di media sosial seperti X (Twitter). Disebutkan, boikot terhadap St*rbucks sebelumnya cukup efektif dan orang-orang Indonesia mulai meninggalkan merek kopi itu dan beralih ke kopi lokal.
Sekadar informasi, BDS merupakan gerakan pemboikotan Israel yang tersebar di beberapa negara termasuk Indonesia. Melansir dari laman resminya, BDS menjunjung tinggi prinsip sederhana bahwa warga Palestina berhak atas hak yang sama seperti umat manusia lainnya.
Baca Juga: RESMI, Universitas Muhammadiyah Surakarta Pecat Dosen dan Copot Wakil Dekan, Ini Penyebabnya
Kali ini, BDS menyeleksi brand dan perusahaan yang disinyalir kuat ikut berkontribusi dalam kejahatan apartheid Israel.
BDS Indonesia mengajak pemboikotan kepada dua merek ini, termasuk dengan tidak membeli produk/jasanya:
1. HP
Merujuk dari laman BDS, HP disebut-sebut berperan penting dalam penjajahan Israel terhadap Palestina, dimana HP menyediakan hardware komputer bagi militer Israel serta server yang berisi pusat data bagi kepolisian Israel.
Baca Juga: Waduh, Meja Kantor Gibran Dipenuhi Mainan Mahal Jadi Sorotan Netizen
Server Itanium yang dibuat HP ikut mengoperasikan Aviv System, database digital yang mengendalikan Otoritas Populasi dan Imigrasi Israel.
2. AXA
BDS meyakini perusahaan asuransi multinasional asal Prancis ini telah menanam investasi berkisar USD 6 juta di empat bank Israel ( Bank Hapoalim, Bank Leumi, Bank Mizrahi-Tefahot, dan Israel Discount Bank ).
Baca Juga: VIRAL Program Makan Siang Gratis Dipotong Jadi Rp 7.500 per anak, Begini Respon Warga
Baca Juga: Zainal Maarif Minta Maaf Atas Kunjungannya ke Israel, Simak 10 Poin Klarifikasinya
Empat bank tadi ikut memuat pemukiman ilegal Israel di Tepi Barat, sehingga PBB memasukkan bank keempat tersebut ke dalam daftar 112 perusahaan yang terlibat dalam pemukiman ilegal Israel dan terlibat dalam pelanggaran hukum internasional.
Selain itu, BDS juga merilis daftar perusahaan lain, seperti McDonald's, Pizza Hut, Burger King, dan Domino's Pizza.
Mengutip laman BDS, pihak BDS mengirimkan kepada publik Indonesia agar ikut memboikot perusahaan dan merek tersebut. Begitu juga dengan brand PUMA dan Starbucks.
“Kami mendukung upaya masyarakat dalam memboikot perusahaan dan merek tersebut di Indonesia. Dengan mempertimbangkan tingkat popularitas produk dan hubungannya dengan kejahatan Israel, kami mendukung boikot masyarakat Indonesia terhadap PUMA dan Starbucks,” tulis BDS dalam laman resminya.
Editor : Noor Syafaatul Udhma