Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati pedoman media siber Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Ricuh! Begini Kronologi Bentrok Bersajam Karapan Sapi Piala Presiden di Bangkalan

Dzikrina Abdillah • Senin, 9 Oktober 2023 | 15:01 WIB
Karapan Sapi Piala Presiden di Bangkalan ricuh
Karapan Sapi Piala Presiden di Bangkalan ricuh

BANGKALAN - Karapan Sapi Piala Presiden yang digelar di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, diwarnai kericuhan. Minggu (8/10).

Karapan sapi itu diadakan di Lapangan Karapan Sapi R.P Moh Noer, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Kericuhan terjadi saat perebutan juara 1, 2 dan 3 karapan sapi di kategori bawah. 

Beberapa warga sempat merekam kejadian tersebut dan mengunggahnya di media sosial.

Tampak dalam video yang beredar, terlihat penonton hingga pendukung karapan sapi mengeluarkan Sajam.

Dari kedua kubu, ada yang membawa senjata tajam berupa pisau dan celurit.

Aksi bentrokan itu terekam dalam video dan viral di media sosial.

Beruntung, petugas TNI/Polri berhasil melerai dan mengamankan beberapa Sajam.

Bentrokan itu diduga dipicu ketidakpuasan dengan keputusan juri. 

Hal itu diungkapkan Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf.

Ia menyebutkan, bentrokan itu terjadi akibat salah paham pada peserta kerapan sapi.

"Insiden tadi sebenarnya juri dan hakim punya aturan sendiri. Dan pemilik sapi tidak terima yang terjadi di lapangan," kata Farid.

Akibat bentrokan itu, panitia belum mengumumkan pemenang untuk kelas kalah.

Jika diumumkan, panitia khawatir akan memicu aksi kekerasan yang lebih besar lagi.

"Pemenang untuk kategori kalah, akan dipecahkan besok bersama pakar Sakera atau ketua pakar karapan sapi Madura. Kami tidak umumkan hari ini," terangnya.

Ia juga mengaku adanya pendukung dari peserta yang membawa sanjata tajam, padahal sudah dilarang.

Bahkan anggota TNI yang mengamankan sudah memeriksa seluruh peserta maupun penonton yang masuk.

"Sudah ada pemeriksaan sajam. Tapi mungkin setelah karapan dimulai, ada yang masuk bawa sajam tanpa sepengetahuan petugas," tegasnya.

Editor : Dzikrina Abdillah
#bangkalan #karapan sapi #piala presiden #bentrok #ricuh