KUDUS - Mantan Camat Gajahmungkur Semarang, Ade Bhakti bertemu Mantan Sekda Kudus, Sam'ani Intakoris di Kota Kudus.
Pertemuan itu dilakukan di Cafe Gravitasi Teras Muria, Kudus.
Baca Juga: Duh! Akun TikTok Ade Bhakti Mantan Camat Gajahmungkur Semarang Hilang : Buzzer Rajin Nge-Report!?
Video pertemuan keduanya diunggah dalam akun Instagram pribadi @adebhakti.
"Mantan Camat VS Mantan SEKDA," tulis Ade Bhakti dalam unggahannya.
Terlihat dalam video tersebut keduanya tampak menikmati hidangan nasi goreng yang disajikan.
"Ini yang spesial, sengaja dibikinin nasi goreng," kata Ade Bhakti.
Baca Juga: TikTok Ade Bhakti Hilang Gegara Buzzer, Netizen: Dunia Maya Diblokir, Dunia Nyata Tidak Bisa Diblokir Pak!
"Karena kalau ada Mas Ade saya jadi kangen Nasi Goreng," jawab Sam'ani Intakoris.
Ditengah gurauan sambil menikamati nasi goreng itu, Sam'ani Intakoris bertanya perbedaan nasi goreng Semarang dan Kudus.
"Ini sama nggak, nasi goreng Semarang dengan Kudus?," tanya Sam'ani Intakoris.
"Sama pak, sama-sama inak-inak," kata Ade Bhakti sambil tertawa.
"Sama-sama digoreng," ucap keduanya.
Unggahan pertemuan keduanya sontak mengundang beragam tanggapan netizen di kolom komentar.
"Ati-ati akun e ilang lho pak", tulis netizen di kolom komentar.
Baca Juga: Dituntut Kembalikan Uang Nasabah Rp5,8 Miliar, Begini Sikap Bank Mandiri Kudus
"Neng post ngne ki bakal di take down buzzer mboten pak?," Kata netizen yang lain.
"Pak Ade Bhakti tiba tiba ng Kudus ada pergerakan apa ini pak, ketemu pak Sekda Kudus," tulis netizen lagi
"Meh nyalon Bupati Kudus paling mas," balas netizen.
Baca Juga: Dua Pejabat Puskesmas di Kudus Diangkat Tanpa Pelantikan, Kok Bisa?
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu diberitakan Ade Bhakti dimutasi dari jabatannya.
Mutasi itu diduga karena menyindir lomba nasi goreng yang digagas oleh Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau akrab disapa Mbak Ita.
Baca Juga: Duh! Ngamar di Hotel, Oknum Sekdes di Kudus Digerebek Suami Selingkuhannya, Begini Ceritanya
Lomba itu digelar untuk merayakan kemerdekaan RI yang ke-78.
Sementara Sam'ani Intakoris dimutasi dari posisi Sekretaris Daerah (Sekda) menjadi Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda).
Alasannya karena masa jabatannya sebagai sekda sudah selesai. (*)
Editor : Dzikrina Abdillah