Kelima siswa itu di antaranya Khayrutha Zidanne Haydar kelas IX E, Reina Elvira kelas IX B, Thufaila Fuadiya kelas IX B, Ata Faidati Safiya kelas VIII A, dan Puteri Hemas Khanafia. Riset yang mereka buat berjudul anti- ant bioplastic from durian seed (Durio zibethinus) and Betel Leaf (piper betle). ”Riset itu sudah dirancang sejak dua bulan lalu. Hanya kompetisinya baru Oktober,” terang Kepala MTsN 1 Jepara Miftakhudin kemarin.
Di madrasah itu riset merupakan salah satu program unggulan. Di samping riset, ada pula program unggulan lainnya mulai dari olimpiade, literasi, dan tahfiz.
Miftakhudin menjelaskan di madrasahnya tersebut ada sebuah tim untuk mengawal prestasi para siswa. Anak yang punya kemampuan riset, olimpiade, atau tahfiz dipilah-pilah oleh tim tersebut. Kemudian diadakan pembimbingan rutin tiap pekan. Hal itu guna mewujudkan tujuan MTsN 1 Jepara untuk menumbuhkan generasi berbudi dan hebat dalam literasi, prestasi, serta riset. Kesiswaan men-support bakat-bakat anak agar menemukan kemampuan terbaiknya dalam bidang riset, akademik, tahfiz, olahraga bahkan seni.
Hingga kemarin, raihan medali yang diperoleh MTsN 1 Jepara sekitar 434 medali. Jumlah tersebut mestinya telah melampaui target untuk masuk dalam tiga besar MTs Negeri terbaik se-Jawa Tengah. Pasalnya, agar itu tercapai perlu mengumpulkan 325 medali dalam setahun. ”Target tiga besar MTs Negeri terbaik se-Jateng Insyaallah tercapai pekan ini. Tapi tahun ini belum berakhir. November dan Desember juga masih banyak kompetisi-kompetisi yang masih bisa diikuti,” tandasnya. Editor : Ali Mustofa