Kudus Pati Jepara Karimunjawa Blora Grobogan Rembang Jateng Nasional Internasional Sportainment Otomotif Teknologi pedoman media siber Wisata Pendidikan Religi Lifestyle Kuliner Kesehatan Hobi Fashion Entertainment Ekonomi Inspirashe Feature Catatan

Bukan Pelit, Ini Alasan 7 Barang Ini Sebaiknya Tidak Dipinjamkan

uinbroadcasting • Selasa, 7 Juli 2026 | 09:46 WIB
Gambar Ilustrasi Jangan Asal meminjam barang
Gambar Ilustrasi Jangan Asal meminjam barang

RADAR KUDUS – Meminjamkan barang kepada teman atau keluarga merupakan bentuk saling membantu.

Namun, tidak semua barang aman untuk dipinjamkan. Beberapa di antaranya justru dapat menimbulkan risiko kesehatan, mengancam keamanan data pribadi, bahkan berpotensi disalahgunakan oleh orang lain.

Berikut beberapa barang yang sebaiknya tidak dipinjamkan maupun dipinjam.

1. Sikat gigi

Sikat gigi merupakan barang pribadi yang tidak boleh digunakan bergantian.

Meski sudah dibilas setelah digunakan, bulu sikat masih dapat menyimpan bakteri, virus, hingga sisa darah mikroskopis dari gusi.

Penggunaan bersama dapat meningkatkan risiko penularan penyakit infeksi, terutama jika salah satu pengguna memiliki luka di rongga mulut.

Selain itu, setiap orang memiliki kondisi kesehatan mulut yang berbeda. Karena itu, menggunakan sikat gigi milik orang lain bukan hanya tidak higienis, tetapi juga berisiko bagi kesehatan.

2. Handuk

Banyak orang menganggap handuk yang baru dipakai sekali masih bersih.

Padahal, handuk menyerap keringat, minyak tubuh, serta sel kulit mati. Dalam kondisi lembap, handuk menjadi tempat yang ideal bagi bakteri dan jamur untuk berkembang.

Menggunakan handuk milik orang lain dapat meningkatkan risiko tertular penyakit kulit, seperti kurap, panu, kutu air, hingga infeksi jamur.

3. Alat cukur

Pisau cukur sering meninggalkan goresan kecil yang bahkan tidak disadari penggunanya. Luka tersebut dapat menyebabkan adanya sisa darah pada mata pisau.

Karena itu, penggunaan alat cukur secara bergantian berpotensi menjadi media penularan penyakit yang ditularkan melalui darah.

Selain alasan kesehatan, alat cukur yang digunakan bergantian juga lebih cepat tumpul sehingga tidak lagi nyaman digunakan.

4. Earphone atau earbuds

Earphone, terutama jenis earbuds yang masuk ke liang telinga, dapat membawa kotoran telinga, bakteri, dan jamur.

Jika digunakan bergantian tanpa dibersihkan terlebih dahulu, risiko infeksi telinga menjadi lebih besar.

Selain itu, setiap orang memiliki bentuk liang telinga yang berbeda sehingga penggunaan earphone milik orang lain sering kali terasa kurang nyaman. 

5. Lipstik dan Alat Rias Wajah

Lipstik, lip balm, maskara, hingga kuas rias merupakan perlengkapan pribadi yang sebaiknya tidak digunakan bergantian.

Produk-produk tersebut bersentuhan langsung dengan bibir, mata, atau kulit sehingga berpotensi menjadi media perpindahan bakteri, jamur, maupun virus.

Misalnya, penggunaan lipstik secara bergantian dapat meningkatkan risiko penularan herpes pada bibir apabila salah satu pengguna sedang terinfeksi.

Sementara itu, maskara yang dipakai bersama dapat memicu infeksi mata seperti konjungtivitis. Jika memang terpaksa meminjam alat rias, pastikan produk tersebut telah dibersihkan atau menggunakan aplikator sekali pakai.

6. Helm

Helm sering dipinjamkan karena dianggap hanya digunakan di kepala. Padahal, bagian dalam helm menyerap keringat, minyak rambut, dan sel kulit mati setiap kali digunakan.

Dalam kondisi lembap, bagian tersebut dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri maupun jamur.

Menggunakan helm milik orang lain, terutama yang jarang dibersihkan, dapat meningkatkan risiko gangguan pada kulit kepala, seperti ketombe akibat jamur, gatal, hingga infeksi kulit.

Selain itu, bantalan helm yang sudah mengikuti bentuk kepala pemiliknya juga membuat tingkat kenyamanan dan perlindungan bisa berkurang saat digunakan orang lain.

7. KTP, ATM, dan akun digital

Dokumen identitas maupun akun digital merupakan aset pribadi yang harus dijaga.

Meminjamkan KTP, kartu ATM, rekening bank, atau akun dompet digital kepada orang lain berpotensi menimbulkan penyalahgunaan identitas hingga tindak pidana.

Begitu pula dengan akun media sosial atau email.

Sekali orang lain mengetahui akses masuk, bukan tidak mungkin akun tersebut disalahgunakan untuk penipuan atau tindakan yang merugikan pemiliknya.

Meminjamkan barang memang merupakan bentuk kepedulian kepada sesama.

Namun, untuk barang-barang yang berkaitan dengan kesehatan, kebersihan, identitas, dan keamanan data, ada baiknya tetap dijaga sebagai barang pribadi.

Sikap tersebut bukan berarti pelit, melainkan bentuk perlindungan terhadap diri sendiri maupun orang lain.

Editor : Ali Mustofa
#Alat Cukur #helm #Barang #earphone #sikat gigi