KOTA – Di tengah tren minuman kopi susu manis yang digandrungi generasi muda, sebagian anak muda kini mulai beralih ke kopi tanpa gula.
Selain dianggap lebih sehat, cita rasa asli kopi juga dinilai memberi sensasi berbeda saat dinikmati.
Salah satunya dilakukan Febry Valentina Trista (19), warga Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Sejak kecil, ia sudah terbiasa minum kopi hitam tanpa tambahan gula dan menjadikannya bagian dari rutinitas harian.
“Sejak SD sudah suka minum kopi tanpa gula. Kalau pakai gula rasanya justru beda,” ujarnya.
Pilihan tersebut bukan hanya soal selera, tetapi juga kesadaran menjaga kesehatan.
Febry mengaku memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, sehingga memilih mengurangi konsumsi gula sejak dini setelah berkonsultasi dengan dokter.
“Saya ada keturunan diabetes, jadi dokter menyarankan mengurangi gula. Buat jaga-jaga juga,” katanya.
Menariknya, Febry bukan sekadar penikmat kopi biasa.
Ia bekerja sebagai barista sejak duduk di bangku SMA kelas 1 secara paruh waktu, dan dua bulan terakhir menekuni profesi itu secara penuh waktu.
Pengalamannya meracik berbagai jenis kopi membuatnya semakin akrab dngan rasa murni biji kopi.
Dari beragam menu yang tersedia, americano menjadi pilihan favorit yang paling sering ia konsumsi.
“Paling sering minum americano. Kadang bikin sendiri di rumah, kadang nongkrong sama teman,” tuturnya.
Dalam sehari, Febry bisa minum kopi hingga tiga kali.
Namun ia menegaskan, kopi baginya bukan sekadar penahan kantuk seperti anggapan banyak orang.
“Kalau saya, kopi bikin pikiran lebih tenang. Soal ngantuk malah enggak terlalu ngaruh,” umgkapnya.
Ia mengaku hanya sesekali minum kopi manis, sekitar tiga kali dalam sebulan.
Selebihnya, ia konsisten memilih kopi tanpa gula karena merasa lebih nyaman dan sesuai kebutuhan tubuhnya.
Tren memilih kopi tanpa gula sendiri mulai banyak diminati karena dinilai lebih rendah kalori dan dapat membantu mengontrol konsumsi gula harian.
Jika diminum secara wajar, kopi hitam juga dikenal dapat meningkatkan fokus, metabolisme, dan energi.
Bagi Febry, menikmati kopi tanpa gula adalah kombinasi antara gaya hidup, kecintaan pada kopi, dan langkah sederhana menjaga kesehatan di usia muda. (dik)
Editor : Andika Trisna Saputra