Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Gen Z Jadi Penggerak Utama Tren Liburan 2026, Paling Sering dan Paling Boros

Redaksi Radar Kudus • Kamis, 16 Oktober 2025 | 23:09 WIB
Photo
Photo

Radar Kudus - Generasi Z diprediksi akan menjadi kelompok yang paling aktif berlibur dan menghabiskan dana terbesar untuk perjalanan internasional pada tahun 2026. Gen Z merujuk pada mereka yang lahir antara 1997-2012 (atau 1995-2010).

Menurut data terbaru dari MMGY Travel Intelligence yang dirilis lewat laporan ‘Portrait of European Travellers’, rata-rata pengeluaran Gen Z untuk liburan luar negeri mencapai sekitar 6.434 dolar AS (setara Rp 100 juta).

Selain itu, mereka juga diperkirakan akan melakukan perjalanan paling sering, dengan frekuensi rata-rata 3,4 kali dalam dua tahun ke depan. Survei ini melibatkan lebih dari 4.000 wisatawan aktif dari negara-negara Eropa seperti Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, dan Inggris.

Uniknya, 45% Gen Z berencana mengikuti tur berkelompok yang terorganisir selama setahun ke depan, mencari pengalaman yang terstruktur namun tetap memberikan kesempatan bersosialisasi dan mengenal budaya lokal.

Teknologi menjadi bagian penting dalam persiapan perjalanan, dengan hampir separuh wisatawan Eropa (48%) menggunakan kecerdasan buatan, seperti ChatGPT, untuk merencanakan dan mencari inspirasi destinasi. Angka ini meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Simon Moriarty, Wakil Presiden Riset MMGY, menyatakan bahwa Gen Z memang menjadi pemimpin tren perjalanan di Eropa tahun ini. Mereka mengutamakan perjalanan yang fleksibel, bermakna, dan dekat dengan budaya setempat, sambil memanfaatkan teknologi dalam perencanaan.

Selain itu, wisatawan Inggris dikenal sangat terorganisir; sekitar 30% mulai merencanakan liburan enam hingga 12 bulan sebelumnya, dan 29% sudah memesan lebih awal. Mereka lebih banyak menggunakan platform seperti Booking.com dan mengurangi ketergantungan pada Tripadvisor.

Dari sisi pengalaman, 68% wisatawan Inggris menganggap mencicipi kuliner lokal sebagai bagian penting dalam perjalanan.

Kesadaran akan keberlanjutan juga meningkat, dengan banyak yang memilih produk lokal, makan di restoran lokal, dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Bahkan, 27% rela membayar tambahan hingga 100 poundsterling (Rp 2 juta) untuk mengimbangi jejak karbon penerbangan mereka.

Ajang besar seperti Piala Dunia FIFA 2026 juga menjadi motivasi utama perjalanan. Hampir separuh Gen Z Eropa berencana ke AS, Meksiko, atau Kanada untuk menonton langsung pertandingan, dengan lebih dari 70% menyebut acara tersebut sebagai alasan utama.

Wisatawan Inggris diperkirakan menghabiskan rata-rata 8.275 dolar AS (Rp 130 juta) untuk perjalanan olahraga ini.

Minat terhadap pelayaran juga meningkat, dengan 48% wisatawan Eropa tertarik mencoba dalam dua tahun ke depan. Di Inggris, minat ini lebih tinggi, mencapai 52%, dengan tujuan favorit ke Karibia.

Walau ekonomi global belum sepenuhnya pulih, data menunjukkan bahwa wisatawan tetap memprioritaskan liburan. Mereka lebih memilih menyesuaikan anggaran ketimbang membatalkan perjalanan.(laura)

Editor : Mahendra Aditya
#Piala Dunia FIFA 2026 #Tren Wisata Gen Z #Pengeluaran Liburan Internasional #Teknologi dalam Perencanaan Travel #Survei Wisatawan Eopa