RADAR KUDUS - Memiliki beragam kebudayaan, membuat Indonesia tak kehabisan ide dalam menampilkan kostum menawan pada pagelaran bergengsi.
Sejumlah atlet akan tampil menawan menggunakan baju yang dirancang khusus desainer ternama Didit Hediprasetyo.
Diketahui, kostum di setiap empat tahun selalu berbeda.
Tahun 2008 pada Olimpiade Beijing para atlet memakai kostum Sumatera Barat, 2012 Olimpiade London menggunakan kostum DKI Jakarta.
Kemudian 2016 pada Olimpiade Rio mengenakan Lampung dan Bali.
Pada 2020 di Olimpiade Tokyo mengenakan kostum Bali.
Tahun 2024 pada Olimpiade Paris di defile kontingen Indonesia akan menampilkan adat Jawa.
Desain tersebut terinspirasi dari maestro aliran romantisme, Raden Saleh.
Kostum kali ini memberi perspektif baru atas desain yang memuliakan performa prima atletik dengan kekayaan budaya.
Sosok Raden Saleh dari Jawa Tengah sampai ke istana Eropa pada abad ke-19 yang mencerminkan kebangkitan bangsa Indonesia di kancah Internasional.
Bahan yang dipakai pun berkualitas tinggi. Kostum ini didesain agar memberikan kenyamanan maksimal.
Terbuat dari bahan breathable seperti washed-out denim, beludru.
Detailnya pun terlihat pada jahitan yang rumit, penempatan subtil emblem Indonesia berwarna merah putih yang terbuat dari kulit.
Serta penutup kepala berupa blangkon khas Jawa.
Washed-out denim pada atlet laki-laki terinspirasi dari tampilan jaket biker dilebur dengan beskap, merupakan setelan jas tradisional khas Jawa.
Celana panjang berwarna putih menjadi bawahan aktif.
Sedangkan seragam atlet perempuan menampilkan atasan dengan potongan kebaya kutubaru berwarna merah menyala.
Dipasangkan dengan jumpsuit putih. (int)
Editor : Noor Syafaatul Udhma