Matcha dan Green Tea Tidak Sepenuhnya Sama, Inilah Perbedaannya

Anita Fitriani • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:27 WIB
Perbedaan Matcha dan Greentea
Perbedaan Matcha dan Greentea

RADAR KUDUS — Matcha dan green tea sama-sama berasal dari tanaman Camellia sinensis, tetapi memiliki perbedaan pada proses budidaya, pengolahan, hingga penyajiannya.

Green tea umumnya diminum sebagai hasil seduhan daun, sedangkan matcha menggunakan bubuk daun yang ikut dikonsumsi.

Perbedaan tersebut turut membentuk karakter warna, rasa, tekstur, dan kandungan dalam minuman.

Secara kategori, matcha merupakan salah satu jenis teh hijau, bukan teh dari tanaman yang berbeda. Karena itu, perbandingan matcha dan green tea dalam artikel ini merujuk pada matcha bubuk dan teh hijau seduh biasa.

Baca Juga: Resep Nasi Daun Jeruk Aromatik, Praktis dan Mudah Dibuat dengan Rice Cooker di Rumah

Cara Penanaman dan Paparan Sinar Matahari

Perbedaan matcha dan green tea sudah dimulai ketika tanaman teh masih berada di kebun.

Teh hijau biasa umumnya tumbuh dengan paparan sinar matahari langsung. Sementara itu, tanaman untuk bahan matcha diberi naungan selama beberapa minggu menjelang panen untuk mengurangi paparan cahaya matahari.

Peneduhan tersebut memengaruhi komposisi daun, termasuk kandungan klorofil yang berkaitan dengan warna hijaunya.

Proses ini juga berhubungan dengan karakter asam amino pada daun bahan matcha. Perbedaan keduanya tidak hanya muncul setelah daun digiling atau diseduh, tetapi juga dipengaruhi perlakuan selama pertumbuhan tanaman. 

Baca Juga: Camilan Tradisional Favorit: Ini Resep Kue Putu Ayu dengan Tekstur Lembut Anti Gagal

Tahapan Pengolahan dan Bentuk Akhir Daun

Setelah dipanen, daun teh hijau umumnya dipanaskan melalui pengukusan atau pemanasan di wajan untuk menghentikan oksidasi.

Daun kemudian dapat digulung dan dikeringkan hingga menjadi bahan seduhan. Bentuk akhirnya masih berupa daun atau potongan daun yang dimasukkan ke air saat pembuatan minuman.

Pada matcha, daun melalui pengukusan dan pengeringan, kemudian bagian tangkai serta tulang daunnya dipisahkan. Bahan daun yang disebut tencha selanjutnya digiling menjadi bubuk sangat halus.

Rangkaian inilah yang membedakan matcha dari sekadar daun teh hijau biasa yang dihancurkan menjadi serbuk.

Baca Juga: Berburu Oleh-Oleh Khas Kudus? Jenang Bukan Satu-Satunya Pilihan

Teknik Penyajian

Green tea dibuat dengan merendam daun teh dalam air panas. Setelah penyeduhan, daun dipisahkan sehingga yang diminum adalah cairan hasil ekstraksinya. Artinya, tidak seluruh bagian daun masuk ke dalam minuman yang dikonsumsi.

Sebaliknya, matcha disiapkan dengan mengocok bubuk bersama air hingga tercampur dan tersebar merata.

Bubuk daun tidak dipisahkan sebelum diminum. Perbedaan ini menjadi salah satu hal paling mendasar karena peminum matcha mengonsumsi bubuk daunnya, bukan hanya senyawa yang berpindah ke air selama penyeduhan.

Baca Juga: Tips Membuat Mie Ayam Rumahan Nikmat: Ide Mie Ayam Rumahan Hemat dan Higienis

Tampilan Warna dan Tekstur

Seduhan green tea umumnya berwarna kuning kehijauan hingga hijau muda dengan tampilan relatif bening.

Matcha biasanya menghasilkan warna hijau lebih pekat dan tampilan tidak sebening teh seduh karena bubuk daun tetap berada dalam cairan.

Perbedaan bentuk bahan tersebut juga membuat tekstur matcha terasa lebih berisi dibandingkan seduhan teh hijau biasa.
Meski demikian, warna tidak selalu identik pada setiap produk.

Kualitas daun dan pengolahan dapat memengaruhi penampilan minuman. Oleh sebab itu, perbedaan matcha dan green tea tidak cukup dikenali hanya melalui warna hijau pada hasil akhirnya.

Baca Juga: Piscok Pisang Coklat Renyah dan Lumer, Resep Camilan Rumahan yang Bikin Nagih

Karakter Rasa

Green tea memiliki karakter rasa yang beragam, tetapi seduhannya umumnya lebih ringan. Rasanya dapat menghadirkan kesan segar, vegetal atau menyerupai tumbuhan hijau, hingga sedikit sepat. Karakter tersebut bergantung pada jenis teh dan proses pengolahannya.

Matcha cenderung memiliki rasa lebih terkonsentrasi dengan ciri umami, yaitu sensasi gurih yang menjadi bagian dari karakter alaminya. Kesan vegetal juga dapat terasa lebih kuat.

Meski begitu, matcha tidak selalu identik dengan rasa pahit karena mutu bahan dan cara penyajian turut menentukan rasa akhirnya.

Baca Juga: Mixue x Free Fire Gelar Match Booyah di Jakarta, Ada Anggis Devaki hingga Es Krim Gratis?

Kandungan Kafein dan Senyawa dalam Teh

Matcha maupun green tea mengandung kafein dan senyawa antioksidan, termasuk katekin.

Namun, kandungan dalam setiap sajian tidak dapat dianggap seragam. Jenis teh, kualitas bahan, jumlah yang digunakan, dan cara penyajian ikut memengaruhi banyaknya senyawa yang masuk ke dalam minuman.

Matcha berpotensi memberikan asupan senyawa teh lebih tinggi karena bubuk daunnya ikut dikonsumsi.

Kandungan kafeinnya juga cenderung lebih tinggi per sajian dibandingkan teh hijau seduh biasa.

Akan tetapi, perbandingan tersebut tetap perlu mempertimbangkan takaran bubuk dan kekuatan seduhan, bukan hanya nama minumannya.

Baca Juga: Dulu Dianggap Pahit, Popularitas Matcha Kini Mendorong Perubahan Selera Minuman Anak Muda

Perbedaan Harga

Matcha, terutama yang berkualitas premium, umumnya memiliki harga lebih tinggi dibandingkan banyak produk teh hijau seduh.

Hal ini berkaitan dengan proses peneduhan, pemilihan bahan, pemisahan bagian daun hingga penggilingan yang lebih khusus.

Tahapan tersebut membuat pengolahan matcha berbeda dari teh hijau biasa. Namun, harga bukan pembeda yang berlaku mutlak.

Asal produk, kualitas, dan merek ikut menentukan harga jual keduanya. Karena itu, tidak semua matcha selalu lebih mahal daripada seluruh jenis green tea yang tersedia di pasaran.

Baca Juga: Es Dawet Sido Moro Raup Omzet Jutaan Rupiah per Hari?

Perbedaan utama matcha dan green tea terletak pada bentuk daun yang dikonsumsi serta proses yang mendahuluinya.

Green tea menghasilkan minuman dari penyeduhan daun, sedangkan matcha menggunakan daun yang telah diolah menjadi bubuk halus dan ikut diminum.

Dari perbedaan mendasar itulah muncul karakter warna, tekstur, rasa, dan kandungan yang tidak sepenuhnya sama. (*) 

Editor : Ali Mustofa
Perbedaan matcha dan green tea matcha dan green tea beda matcha dan green tea kandungan matcha dan green tea rasa matcha dan green tea