
KUDUS – Jenang memang dikenal sebagai oleh-oleh ikonik Kota Kretek. Namun, wisatawan yang berkunjung ke Kudus juga bisa membawa pulang beragam produk lokal lainnya, mulai dari camilan tradisional hingga hasil olahan pertanian dari lereng Gunung Muria.
Pilihan tersebut memiliki cita rasa dan karakter berbeda sehingga bisa menjadi alternatif buah tangan untuk keluarga maupun kerabat.
1. Keciput, Camilan Renyah Bertabur Wijen

Sebagai gambaran, keciput kemasan 250 gram pernah ditawarkan sekitar Rp20.000. Harga aktual bergantung pada merek dan tempat pembelian.
2. Kopi Muria dari Lereng Gunung Muria

Kopi Muria menjadi pilihan bagi pencinta kopi. Berasal dari kawasan lereng Gunung Muria, kopi ini tersedia dalam bentuk bubuk maupun biji sangrai.
Robusta menjadi salah satu jenis yang banyak dibudidayakan di kawasan tersebut.
Salah satu penawaran daring mencantumkan kopi robusta Muria kemasan 250 gram sekitar Rp40.000. Harga dapat berbeda sesuai merek dan kualitas produk.
3. Parijoto, Buah Khas Kawasan Muria

Parijoto dikenal dengan butiran kecil berwarna ungu kemerahan. Selain dijual segar, buah ini diolah menjadi produk seperti sirup dan keripik yang praktis dijadikan buah tangan.
Salah satu penawaran daring mencantumkan parijoto segar 250 gram sekitar Rp39.900. Harga dapat berubah sesuai ketersediaan dan lokasi penjualan.
4. Keripik Pakis, Camilan Gurih

Keripik pakis menawarkan tekstur renyah dan cita rasa gurih. Camilan ini bisa menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin membawa pulang makanan ringan selain jenang atau keciput.
Harga keripik pakis bervariasi berdasarkan berat kemasan dan produsennya, sehingga perlu dikonfirmasi langsung kepada penjual.



