Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Rahasia Sukses Pilih Melon Manis dan Matang, Rasanya Bikin Ketagihan

Redaksi Radar Kudus • Rabu, 18 Juni 2025 | 23:20 WIB
Melon atau Cucumis melo L
Melon atau Cucumis melo L

 

RADAR KUDUS - Menemukan melon yang benar-benar matang dan manis bisa menjadi tantangan.

Tidak jarang kita membawa pulang melon yang tampak menjanjikan, tetapi rasanya hambar.

Untungnya, ada beberapa cara mudah yang bisa Anda terapkan saat berbelanja agar selalu mendapatkan melon dengan rasa terbaik.

Baca Juga: Keajaiban Buah Delima yang Jarang Diketahui: Berikut Khasiat dan Manfaat bagi Kesehatan

Perhatikan Bentuk dan Berat

Melon yang matang umumnya memiliki bentuk yang bulat simetris dan tidak cacat.

Hindari melon yang bentuknya lonjong atau memiliki tonjolan aneh.

Saat dipegang, melon yang matang biasanya terasa lebih berat dibandingkan ukurannya.

Ini menandakan kandungan air yang tinggi, yang berarti rasa manis dan tekstur juicy.

Amati pula bagian bawah melon, tempat yang sebelumnya menempel pada tangkainya.

Jika warnanya kuning krem cenderung gelap, itu pertanda melon sudah matang di pohon.

Sebaliknya, warna hijau atau putih menunjukkan bahwa melon dipetik terlalu dini. Kulit melon yang bagus biasanya sedikit kasar dan memiliki kerutan ringan.

Jika terlalu mulus atau mengilap, bisa jadi buah belum matang sempurna atau sudah diberi lapisan lilin.

Cium Aromanya

Aroma juga bisa menjadi indikator kematangan melon. Melon matang akan mengeluarkan bau harum manis, terutama dari ujung tempat bekas batang.

Jika aromanya kuat dan menyenangkan, besar kemungkinan rasanya manis.

Namun, jika tidak tercium bau atau justru bau asam, melon tersebut kemungkinan belum matang atau sudah membusuk.

Aroma bisa berbeda tergantung jenis melon, tetapi umumnya melon matang memiliki bau manis yang khas.

Anda juga bisa mengetuk permukaan melon – suara berat dan bergema menandakan daging buah yang padat dan berair.

Jika suaranya nyaring dan kosong, kemungkinan melon belum matang.

Warna dan Tekstur Kulit

Kulit melon yang matang biasanya memiliki warna yang merata dan cerah. Hindari yang warnanya belang atau ada bercak pucat.

Selain warna, tekstur kulit juga penting. Kulit yang agak kasar dan berkerut menandakan kematangan.

Sementara kulit yang licin atau terlalu mengkilap sebaiknya dihindari.

Beberapa melon memiliki pola jaring di kulitnya. Pola ini sebaiknya tebal dan menonjol, karena menandakan kematangan.

Jika jaringnya tipis dan tidak jelas, bisa jadi melon belum siap dikonsumsi.

Mengenali Jenis Melon

Di pasaran, ada berbagai jenis melon, seperti:

  1. Melon hijau (honeydew)*: Kulit halus berwarna hijau pucat, daging hijau muda, rasa segar dan manis.
  2. Melon oranye (cantaloupe)*: Kulit berjaring oranye kecoklatan, daging oranye cerah, rasa manis agak musk.
  3. Melon kuning (casaba)*: Kulit kuning cerah, daging putih, rasa manis dan lembut.

Mengetahui jenis melon akan membantu Anda menyesuaikan pilihan dengan selera, serta memahami ciri kematangan masing-masing.

Tips Tambahan

  1. Belilah dari penjual tepercaya yang dikenal menjual buah segar.
  2. Pilih melon yang disimpan di tempat sejuk dan kering.
  3. Tanyakan kepada penjual jika Anda ragu – mereka biasanya paham soal kualitas buah.
  4. Jika melon belum matang, biarkan pada suhu ruangan hingga matang.
  5. Setelah matang, simpan di kulkas agar tetap segar. Jika sudah dipotong, simpan dalam wadah tertutup.
Editor : Ali Mustofa
#manis #aroma #matang #kematangan #berbelanja #Melon