KUDUS - Warga Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Sumantri, 53 dilaporkan hilang sejak, Rabu (18/2) malam. Saat ini pencarian korban dilakukan di Sungai Gelis turut Desa Jurang.
Hingga Kamis (19/2) tim SAR masih melakukan pencarian korban hilang di Sungai Gelis.
Pencarian sebelumnya dilaksanakan sejak Rabu (18/2) malam, usai adanya laporan hilang warga RT 1/6, Sumantri pukul 21.00.
Menurut keterangan tetangga korban, Arifin, Sumantri sebelumnya berpamitan dengan keluargannya pergi mengambil jagung ke sawah sekitar pukul 15.00. Lokasinya berada di timur sungai.
Untuk mengambil jagung tersebut, kata Arifin, korban harus menyeberangi Sungai Gelis. Agar bisa menuju ke ladang, warga harus membuat jembatan dari bambu.
”Saat itu memang arus cukup deras, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai,” katanya.
Korban yang tak kunjung pulang ke rumah, membuat pihak keluarga panik.
Selanjutnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus.
”Saya dan keluarga korban berusaha mencari keberadaan korban di sungai. Namun belum membuahkan hasil,” katanya.
Sementara itu di lokasi sungai tersebut, ditemukan sejumlah barang milik korban. Antara lain berupa jagung dan pisau untuk memanen.
Sementara itu, Kalakhar BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko menyampaikan, upaya pencarian korban terus dilakukan oleh tim gabungan.
Sampai dengan saat ini tim pencarian masih standby di lokasi.
Eko menjelaskan, saat korban pergi ke ladang jagung kondisi rumah sepi, dikarenakan istri korban sedang menunggu anaknya yang sedang sakit di rumah sakit.
Istri korban berusaha menghubungi saudaranya untuk mencari suaminya.
”Saat itu korban tidak berada di kediaman saudaranya. Setelah mendapati laporan orang hilang, sekitar pukul 21.00 tim SAR melakukan pencarian ke lokasi,” jelasnya.
Operasi pencarian hari pertama dihentikan sementara waktu, Rabu (18/2) sekitar pukul 23.20. Pencarian korban dilakukan kembali Kamis (19/2) pukul 08.00. (gal)
Editor : Ali Mustofa