Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Sejumlah Sekolah di Kudus Terendam Banjir, Disdikpora Kudus Siapkan Pembelajaran Daring

Redaksi Radar Kudus • Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:15 WIB
Photo
Photo

KUDUS – Hujan deras yang mengguyur Kudus sejak Jumat (9/1) mengakibatkan beberapa sekolah terkena banjir.

Genangan air bahkan masuk hingga ke ruang kelas dan menyebabkan siswa terpaksa diliburkan.

Salah satu sekolah yang terdampak yakni SMP 2 Mejobo. Banjir menggenang sejak Jumat (9/1) malam.

Kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di sekolah setempat pun akhirnya diliburkan.

KKepala SMP 2 Mejobo Abu Sofyan mengungkapkan KBM terpaksa diliburkan karena banyak dari murid yang juga terdampak banjir di rumahnya masing-masing.

Sehingga, tidak memungkinkan untuk diterapkan pembelajaran daring.

“Karena di sini sudah langganan banjir, jadi semua sudah antisipasi dan sudah terbiasa. Siswa kali liburkan terlebih dahulu, karena banyak anak yang rumahnya terdampak. Jadinya kalau KBM daring masih lihat kondisi siswa dulu,” kata Abu.

Ia mengatakan, pengamanan terhadap aset-aset milik sekolah sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

Ini mengingat SMP 2 Mejobo sering kali terdampak banjir tiap tahunnya saat musim hujan.

Menurutnya, kondisi banjir akan terus bertahan jika hujan masih belum reda.

Jika nanti sudah tidak hujan lagi, diperkirakan air akan surut sekitar 2-3 hari kemudian. Setelah itu baru dilakukan pembersihan pasca-banjir.

“Ini saya terus memantau kondisi sekolah masih banjir, semoga saja segera surut,” terangnya.

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho mengatakan sekolah dil wilayah Kecamatan Mejobo dan Jekulo sudah melapor terdampak banjir.

Di antaranya, SD 2 Hadipolo yang terdampak genangan air hingga masuk ruang kelas.

Lalu, SD 1, 2 dan SD 3 Bulungkulon yang terkena dampak dari genangan air pada akses jalan masuk ke sekolah hingga setinggi lutut orang dewasa.

Kemudian di SMP 2 Mejobo juga terdampak guyuran hujan deras hingga area sekolah tergenang air hampir merata.

Kegiatan belajar dan mengajar (KBM) pun terpaksa diliburkan karena dinilai tidak kondusif lagi.

“Sejauh ini belum melapor semua untuk yang terdampak banjir. Tapi sudah kami imbau untuk melakukan pengamanan aset sekolah, termasuk buku-buku dan alat elektronik lainnya,” ujar Anggun, Sabtu (10/1) 2026.

Disdikpora juga tengah menyiapkan skema pembelajaran daring untuk sekolah terdampak banjir.

Namun, hingga saat ini masih dilakukan koordinasi secara intens dengan sekolah-sekolah yang rawan banjir se-Kabupaten Kudus.

“Jadi ada yang akses jalannya tertutup karena banjir dan ada yang sampai kebanjiran hingga masuk sekolah. Jadi kami masih lakukan pendataan sekaligus menyiapkan skema untuk pembelajaran daring,” tandasnya. (san)

Editor : Ali Mustofa
#KBM Daring #banjir #Disdikpora #siswa #sekolah #Kudus