KUDUS – Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada akhir November hingga akhir tahun, Pertamina memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kudus berada dalam kondisi aman.
Ketersediaan Pertalite, Pertamax, dan Solar di seluruh SPBU dipastikan mencukupi kebutuhan warga yang diprediksi melonjak selama periode perjalanan dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan stok bensin di Kabupaten Kudus aman.
Hingga 18 November 2025 pukul 13.06, pasokan BBM di wilayah Kudus tercatat stabil.
Pertalite tersedia sebanyak 607,49 kiloliter yang tersebar di 24 SPBU, Pertamax mencapai 251,49 kiloliter pada 22 SPBU, sedangkan Solar tercatat 445,11 kiloliter di 17 SPBU.
“Stok seluruh produk BBM di Kudus terpantau aman. Kami menambah suplai secara bertahap untuk mengantisipasi peningkatan permintaan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Taufiq, pihaknya telah berkoordinasi dengan lembaga penyalur agar memastikan layanan tetap optimal, termasuk kesiapan petugas dan sistem monitoring stok harian.
Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan terjadinya antrean atau kekosongan bahan bakar pada jam-jam padat.
Pertamina juga menyiapkan tambahan mobil tangki jika diperlukan untuk mempercepat suplai ke SPBU tertentu.
Taufiq menambahkan, Pertamina juga terus mengoptimalkan pemantauan distribusi melalui sistem digital yang memungkinkan pendeteksian cepat jika terjadi lonjakan konsumsi.
Dengan sistem ini, supervisi pasokan bisa dilakukan secara real time sehingga pengiriman tambahan dapat dijalankan lebih cepat dan terarah.
Sejumlah pengendara mengaku merasa lebih tenang dengan kepastian ketersediaan BBM di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang akhir tahun.
“Biasanya kalau musim liburan suka antre. Kalau stok aman, perjalanan jadi lebih nyaman,” ujar Sigit, salah satu pengendara asal Kecamatan Jati.
Pertamina memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian akan terus dilakukan untuk menjaga kelancaran distribusi selama periode mobilitas tinggi ini.
Masyarakat juga diimbau mengisi BBM lebih awal sebelum jam padat untuk menghindari antrean sekaligus mendukung kelancaran pelayanan di SPBU. (dik)
Editor : Mahendra Aditya