Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Siswa SD 1 Burikan Kudus Dihebohkan Dugaan Percobaan Penculikan Polisi Masih Tahap Penyelidikan

Indah Susanti • Kamis, 13 November 2025 | 01:14 WIB
FOTO: KAPOLSEK KUDUS KOTA AKP SUBKHAN
FOTO: KAPOLSEK KUDUS KOTA AKP SUBKHAN

KUDUS – Kabar menghebohkan diduga ada percobaan penculikan terhadap dua siswa SD 1 Burikan, Kecamatan Kota Kudus. Sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan guru dan orang tua.

Kepala Sekolah SD 1 Burikan Ariyani Wijayanti, mengatakan adanya dua siswanya bercerita kepada guru, kalau ada peristiwa mencurigakan yang terjadi pada Selasa (28/11) dan Sabtu (8/11) 2025 saat jam pulang sekolah.

Menurut Ariyani, berdasarkan cerita dari siswanya, ada orang tak dikenal berusaha membujuknya dengan dalih disuruh menjemput ibunya.

Orang tak dikenal itu, sempat bilang ‘ayo pulang’ di suruh jemput mamah’. Ariyani menambahkan, untung anaknya menolak dan tidak mau ikut.

Dua siswa yang mengalami peristiwa dengan orang yang mencurigakan itu, sama-sama kelas III namun kejadiannnya di hari yang berbeda.

Bersarkan cerita siswa yang disampaikan Ariyani, sempat diikuti oleh seseorang yang berusaha mengajaknya pulang. Beruntung, menolak ajakan tersebut dan tetap berjalan sendiri hingga disapa warga sekitar.

“Anaknya tetap jalan sendiri, tapi orang tak dikenal itu sempat membuntuti dari belakang. Saat ada tetangga yang nyapa, langsung berhenti dan berbalik arah,” kata Ariyani.

Peristiwa serupa kembali terjadi pada Sabtu (8/11) terhadap siswa lain. Kali ini dua orang tak dikenal membuntuti dan berboncengan.

“Yang kedua itu malah dua orang, laki-laki semua, datang berboncengan. Ini saya berdasarkan cerita anaknya. Dan, sejak ada kejadian itu, saya membuat pengumuman di grup wali murid, agar menjemput anaknya saat pulang sekolah. Meski, rumahnya dekat dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki,” ujarnya.

Mengetahui kejadian itu, pihak sekolah langsung melaporkan ke Babinsa dan Polsek Kota. Ariyani juga meminta agar rekaman CCTV di sepanjang jalan sekitar sekolah dicek untuk mengidentifikasi pelaku.

“Saya sudah laporan ke Babinsa, dan kemarin juga sudah datang dari Polsek. Saya minta tolong dicek CCTV di sekitar jalan itu, karena bukan wewenang saya kalau mau ngecek sendiri,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan, Kepala Desa Rendeng Mohammad Yusuf, bahwa pihaknya juga memperoleh laporan dari warganya yang anaknya bersekolah di SD 1 Burikan.

Ia menyebut keluhan dan cerita para ibu di grup-grup WhatsApp kini ramai membahas dugaan percobaan penculikan tersebut.

“Saya hanya menginstruksikan kepada warga agar anggota keluarga menjemput anaknya sendiri di sekolah. Jangan biarkan anak-anak pulang sendirian dulu sampai situasinya benar-benar aman,” ujar Yusuf.

Ditempat terpisah, Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan, menanggapi kabar percobaan penculikan, langsung melakukan penyelidikan. Namun, saat ini masih mendalami penyelidikan lebih lanjut.

”Kami berharap informasi seperti ini tidak berkembang menjadi seolah-olah sudah fakta kejadian. Isu semacam ini seringkali membesar padahal belum terbukti,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah bertemu dengan para pihak terkait, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, namun belum menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana penculikan.

”Dari penyelidikan tim kami di lapangan, setelah bertemu para pihak dan mempelajari CCTV di sekitar TKP, kami belum bisa menyimpulkan bahwa itu adalah tindak pidana penculikan,” tegasnya.

Subkhan mengingatkan agar masyarakat tetap waspada namun tidak panik. Ia mengimbau kepada pihak sekolah, bila mendapatkan informasi semacam itu jangan langsung diterima mentah.

”Coba didalami dan dipelajari dulu. Langkah terbaik adalah meningkatkan kewaspadaan serta membuat SOP terkait kepulangan dan penjemputan anak-anak sekolah,” tandasnya.

Sebagai langkah antisipasi, sekolah kini memperketat pengawasan saat jam pulang dan meminta semua orang tua untuk menjemput anak mereka secara langsung. (san)

Editor : Mahendra Aditya
#dugaan penculikan #Kudus #Dugaan Penculikan Anak #SD 1 Burikan