KUDUS – Sebanyak 70 mahasiswa Program Studi Arkeologi Universitas Indonesia (UI) melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di kawasan Pati Ayam, tepatnya di Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus.
Kegiatan ini memasuki hari terakhir, Jumat (20/6), dengan sebuah temuan penting dari salah satu titik galian.
Salah satu mahasiswa peserta KKL, Awalul Arifin, menyebutkan bahwa timnya telah menemukan tulang yang diduga berasal dari hewan purbakala.
“Kami dan teman-teman menemukan fragmen tulang di bawah lapisan batuan. Dugaan awal kami, ini tulang hewan purba,” jelasnya saat ditemui di lokasi.
Temuan itu kemudian dikonfirmasi oleh dosen pendamping lapangan, R. Cecep Eka Permana.
Ia menyampaikan bahwa hasil identifikasi awal menunjukkan fragmen tersebut kemungkinan besar merupakan bagian dari tulang rusuk Stegodon, sejenis gajah purba yang pernah hidup di Nusantara.
“Temuan ini kami dapat sekitar pukul sembilan pagi. Meskipun jenisnya serupa dengan temuan sebelumnya, namun kali ini cukup menonjol karena bisa kami identifikasi sebagai bagian tulang rusuk Stegodon,” terangnya.
Ia juga menegaskan tulang tersebut murni terjaga secara alami. Letaknya berada di bawah permukaan batuan dan tidak menunjukkan tanda-tanda rekayasa buatan.
Menurutnya, seluruh temuan masih akan dianalisis lebih lanjut untuk mendapatkan kejelasan ilmiah.
Lebih lanjut, Cecep berharap penelitian ini tidak berhenti sampai di sini.
Ia mengajak semua pihak, termasuk pemerintah dan instansi terkait, untuk turut serta dalam pelestarian situs dan penemuan arkeologis yang telah ada.
“Harapannya, penelitian ini bisa terus berlanjut dan apa yang sudah ditemukan bisa dilestarikan. Jangan sampai sekadar jadi catatan, tapi juga dijaga sebagai warisan penting,” tegasnya.
Kawasan Pati Ayam sendiri sejak beberapa tahun terakhir mulai menarik perhatian akademisi karena potensi jejak kehidupan purba di dalamnya.
Kegiatan KKL ini menjadi langkah nyata mahasiswa Program Studi Arkeologi, universitas Indonesia, dalam mengungkap tabir sejarah masa lampau, di wilayah Kudus. (Nilna Hibran/Andre Setiawan)
Editor : Ali Mustofa