KUDUS – Generasi Baru Indonesia (GenBI) Universitas Muria Kudus (UMK) tak hanya sibuk dengan dunia akademik, namun juga peduli dengan kebersihan lingkungan sekitar.
Pada Minggu (27/4), mereka menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Balai Jagong Kudus, sebagai bagian dari program wajib bertema Social Environment.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Baca Juga: Festival Kambing Domba Kudus Jadi Sarana Tampilkan Beragam Jenis Ternak Unggulan, Ini Penampakannya
Ketua Panitia Kegiatan, Deyana Fitri Sri Septiana, menegaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari komitmen GenBI UMK sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
"Kami ingin menjadi contoh bagi masyarakat, agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama di tempat-tempat umum seperti Balai Jagong," ujar Deyana.
Awalnya, kegiatan ini direncanakan di area Car Free Day (CFD) Simpang Tujuh Kudus.
Namun, karena waktu CFD yang terbatas hingga pukul 09.00 WIB, lokasi kegiatan pun dipindah ke Balai Jagong, yang dikenal sebagai pusat kuliner dan tempat bersantai keluarga di Kudus.
Pilihan ini tidak lepas dari kenyataan bahwa kawasan Balai Jagong sering kali dipenuhi sampah akibat aktivitas pengunjung yang cukup padat.
Sejak pukul 07.30 WIB, sekitar 20 anggota GenBI UMK turun langsung memunguti sampah yang berserakan di area tersebut.
Mereka bekerja sama dengan petugas kebersihan setempat hingga kegiatan selesai pukul 09.30 WIB.
"Sampah yang kami kumpulkan kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS) terdekat, karena tong sampah di Balai Jagong sudah penuh," jelas Deyana.
Hasil dari aksi ini, kawasan Balai Jagong menjadi jauh lebih bersih dan nyaman untuk dikunjungi.
Deyana berharap, kegiatan ini dapat memicu kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
"Kami ingin masyarakat semakin sadar pentingnya membuang sampah pada tempatnya, agar lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk semua," tutupnya.
Dengan langkah kecil ini, GenBI UMK berharap dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan dan kenyamanan Kudus. (dik)
Editor : Mahendra Aditya