KUDUS – Gedung pelayanan PDAM atau Perumda Tirta Muria Kabupaten Kudus akhirnya resmi beroperasi kemarin.
Setelah resmi dibuka, pihak Perumda diminta untuk meningkatkan inovasi dengan membuat air minum kemasan oleh bupati Kudus.
Gedung pelayanan ini, telah dikerjakan selama empat bulan. Mulai 20 Juni 2023 hingga 18 Oktober 2023 lalu.
Gedung tersebut dibangun dengan anggaran Rp 5,2 miliar.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris yang hadir pada peresmian gedung layanan itu, memberikan apresiasi penuh.
Lewat gedung tersebut, Perumda air minum ini diminta bekerja lebih keras dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Selain itu, dia memberikan instruksi agar Perumda berinovasi dengan membuat produk air kemasan dan membuat es batu kristal yang kini potensial.
”Air kemasan ini bisa dinamai Tiara, singkatan Tirta Muria. Kalau esnya bisa diberi nama Brilian,” katanya.
Dia menjelaskan, progres pembuatan produk air minum ini tengah berjalan.
Perumda tengah mengajukan izin produksi air minum kemasan. Beserta pencarian nama produk pada air minum itu.
Dia menyarakan, produk air mekasan yang berkualitas. Salah satunya, memiliki kandungan PH 8.
”Kalau PH di bawah 7 itu kurang untuk kebutuhan tubuh manusia,” mintanya.
Sam’ani berharap, lewat inovasi tersebut, Perumda Tirta Muria bisa bersaing. Serta mampu merealisasikan target sumbangan pendapatan asli daerah (PAD).
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kudus Winarno menyampaikan, gedung pelayanan Perumda Tirta Muria Kudus ini, memiliki beberapa fasilitas.
Mencakup ruang pelayanan yang nyaman, jalur khusus disabilitas, playground untuk anak-anak, ruang laktasi, dan ruang monitoring.
”Ruang monitoring ini, berfungsi mengontrol tekanan, debit, level reservoir, pompa sumur produksi, dan air siap minum,” katanya.
Lewat beragam fasilitas yang lengkap itu, diharapkan memberikan kenyamanan pelayanan untuk masyarakat.
Utamanya bagi para pelanggan Perumda Tirta Muria. (gal)
Editor : Ali Mustofa