Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Innalillahi, Tanah Longsor Tutup Akses Utama Desa Rahtawu Kudus, Begini Kondisinya

Zainal Abidin • Sabtu, 18 Januari 2025 | 15:43 WIB

 

LONGSOR: Tim Destana Rahtawu, relawan, Pemerintah Desa Rahtawu, Polsek Gebog, Koramil Gebog, dan BPBD beserta masyarakat bekerjasama menangani bencana alam tanah longsor.
LONGSOR: Tim Destana Rahtawu, relawan, Pemerintah Desa Rahtawu, Polsek Gebog, Koramil Gebog, dan BPBD beserta masyarakat bekerjasama menangani bencana alam tanah longsor.
KUDUS – Hujan deras mengguyur Desa Rahtawu menyebabkan tebing di Dukuh Gingsir, Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus longsor.

Bencana alam tanah longsor tersebut terjadi pada Jumat (17/1) menutup akses jalan utama. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Mundir, menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hingga malam hari kemarin menyebabkan longsor di wilayah terjal dengan kemiringan hampir 90 derajat.

Kejadian tersebut berlangsung di tikungan jalan pada sekitar pukul 00.30 WIB.

“Saat pukul 00.00 WIB, perangkat desa setempat masih melalui lokasi tersebut dan belum ada longsor. Namun, sekitar pukul 01.00 WIB, seorang warga melaporkan adanya longsor ke desa,” kata Mundir melalui telepon, kemarin.

Upaya pembersihan oleh masyarakat setempat mulai dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB agar kendaraan, terutama sepeda motor, masih bisa melintas.

BPBD Kudus kemudian mendatangkan dua alat berat pada pukul 08.00 WIB, yang otomatis menyebabkan jalan tertutup sementara.

“Kami memastikan kendaraan yang antre bisa melintas secara bergantian. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tambah Mundir.

Proses pembersihan dan pemulihan melibatkan berbagai pihak, termasuk warga setempat, tim Destana Rahtawu, relawan, pemerintah desa Rahtawu, Polsek Gebog, Koramil Gebog, dan BPBD, yang bekerja sama di lokasi.

Pada pukul 14.00 WIB, kondisi jalan sudah kembali normal dan dapat dilalui kendaraan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah dengan kondisi geografis yang rawan seperti Kudus.

BPBD terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan segera jika terjadi situasi darurat. (dik/zen)

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#hujan deras #rahtawu longsor #Kudus