KUDUS – Empat pendaki di Puncak Argopiloso, Pegunungan Muria dievakuasi oleh relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus yang di Desa Japan. Pendaki itu harus dievakuasi lantaran salah satu dari mereka mengalami hipotermia.
Menurut keterangan Kepala Desa Japan, Sigit Tri mengungkapkan, pendakian tersebut dilaksanakan pada Minggu (15/12) pukul 10.00. Saat itu kondisi cuaca sangat buruk di lokasi.
”Terjadi cuaca buruk saat itu, ada hujan disertai angin kencang,” katanya saat dihubungi.
Sementara identitas korban yang dievakuasi adalah Diva Apriliani, 16 warga Desa Rendeng. Diva mendaki bersama tiga rekannya, dua laki-laki dan satu perempuan.
Pada pukul 18.30 keempat pendaki tersebut turun dari puncak. Saat itu memang terjadi cuaca buruk.
Kondisi tersebut membuat Diva mengalami gejaa hipotermia.
”Satu pendai itu kami evakusi ke rumah saya. Untuk pemulihan terlebih dahulu,” imbuhnya.
Pendaki tersebut sebelumnya dievakuasi ke Pos Rejenu untuk diberikan pertolongan pertama.
Usai dievakuasi, ketiga rekan Diva kemudian dilanjutkan dievakuasi ke Polsek Dawe untuk dipulangkan ke rumahnya.
Sigit menambahkan, kondisi Diva saat itu fisiknya terkuras habis. Ia mengalami pingsan di pos 1. Diva mengalami pingsan sebanyak dua kali saat turun puncak.
”Dia sempat pingsan dua kali, dan kami bawa ke bidan untuk mendapatakan pertolongan pertama,” katanya.
Baca Juga: Breaking News! KPK Geledah Kantor Bank Indonesia? Diduga Ada Penyalahgunaan Dana CSR?
Dari kejadian itu, keempat pendaki dipastikan selamat saat menuruni Puncak Argopiloso.
Sigit mengingatkan, agar masyarakat yang hendak mendaki lebih berhati-hati. Serta tidak memaksakan diri ketika terjadi cuaca buruk. (gal/him)
Editor : Noor Syafaatul Udhma