Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

Hore, Dua SMP di Kudus Masuk Top Inovasi Layanan Publik 2024, Ini Daftar Sekolahnya

Indah Susanti • Senin, 9 Desember 2024 | 17:22 WIB

 

DAFTAR SEKOLAH: Peserta didik sibuk melakukan verifikasi dokumen saat PPDB tahun lalu.   
DAFTAR SEKOLAH: Peserta didik sibuk melakukan verifikasi dokumen saat PPDB tahun lalu.  

KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Sekretaris Daerah mengumumkan Top 6 yang masuk Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2024.

Berdasarkan pengumuman Sekretaris Daerah (Sekda) Kudus, enam inovasi pelayanan publik lolos ke tahap presentasi dan wawancara pada Senin (9/12) 2024.

Enam peserta tersebut yakni, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) yang mengusung inovasi SBN (Sarang Bebas Nyamuk) Kolaborasi Penggerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai Pengendalian Infeksi Dengue di Kudus.

Kemudian, Dinas Penananam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang mengusung inovasi Pro-InvestKu (Inovasi Promosi Investasi Kudus). RSUD dr. Loekmono Hadi mengusung CETAR TB (Cegah Tangkal dan Rawat TBC).

Selanjutnya, SMPN 1 Jati yang mengusung inovasi Lobster Alit (Strategi Preservasi dan Revitalisasi Perpustakaan) dan SMPN 1 Kudus mengusung inovasi Transformasi Pendidikan Melalui AKSI SI Heka pada SMP 1 Kudus.

Terakhir, dari UPT Puskesmas Ngembal Kulon yang mengusung inovasi KUPAT ASEM (Aku PATuh Aku SEMbuh).

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Kudus Eko Djumartono, menerangkan bahwa enam inovasi yang lolos akan melakukan presentasi dan wawancara di ruang rapat Sekda Kabupaten Kudus.

“Pada tahap presentasi dan wawancara ini akan menghadirkan satu orang inovator dan empat orang staf pendukung untuk melaksanakan presentasi dan wawancara inovasi pelayanan publik di hadapan dewan juri,” katanya.

Eko melanjutkan, inovasi terbaik pada KIPP Pemkab Kudus Tahun 2024 ini nantinya akan menjadi perwakilan dari Kabupaten Kudus untuk mengikuti kompetisi serupa di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Jadi yang terpilih ini aadalah inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terlayani dengan baik, tidak ribet dan transparan,” tambahnya.

Terpisah, Kepala SMPN 1 Jati Sumaryatun, mengaku bangga karena inovasi dari sekolah setempat dapat masuk dalam enam besar KIPP Pemkab Kudus Tahun 2024. Inovasi yang diusung berkaitan dengan literasi, dan diberi judul Lobster Alit.

Lobster, yaitu Lobi sekolah menjadi area tak hanya bagi warga sekolah, tapi juga orangtua atau wali siswa, bahkan masyarakat umum yang memiliki kepentingan dengan sekolah, dijadikan ruang tunggu sekaligus ruang baca.

Angkringan Literasi, yang lebih banyak digunakan oleh siswa. Mereka tak hanya membaca, tetapi dapat juga membeli makanan ringan yang bersifat swalayan, serupa kantin kejujuran.

“Program ini sudah kita lakukan sejak Juli 2023 lalu dan dampaknya sudah terlihat. Berdasarkan evaluasi literasi, ada peningkatan kemampuan membaca dan minat literasi siswa yang dapat dilihat dari raport siswa di bidang literasi,” tandasnya. (san/him)

 

Editor : Noor Syafaatul Udhma
#pemkab kudus #Sekolah kudus #Kudus #Inovasi Layanan Publik