Ambyar Blora Catatan Ekonomi Entertainment Fashion Feature Grobogan Hobi Inspirashe Internasional Jateng Jepara Karimunjawa Kesehatan Kudus Kuliner Lifestyle Mlaku Bareng Nasional Olahraga Otomotif Pati Pendidikan Religi Rembang Sportainment Teknologi Unisnu Mengabdi Wisata

PD Muhammadiyah Kudus Lantik Mudir Pondok Pesantren dan Lima Kepala Madrasah, Siapa Saja?

Indah Susanti • Jumat, 16 Agustus 2024 | 01:44 WIB
DILANTIK: Mudir pondok pesantren (Ponpes) dan lima kepala madrasah resmi dilantik di Gedung Crystall Building Kudus.
DILANTIK: Mudir pondok pesantren (Ponpes) dan lima kepala madrasah resmi dilantik di Gedung Crystall Building Kudus.

KUDUS – Mudir (Direktur) Pondok Pesantren (Pontren) dan 5 Kepala Madrasah Periode Tahun 2024-2028 di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kudus resmi dilantik, bertempat di Gedung Crystall Building Kudus.

Mudir Pondok Pensantren Muhammadiyah Kudus yang dilantik Periode 2024-2025 yakni, Oemar Teguh Sabda Laksana.

Sementara, lima kepala madrasah yang dilantik yaitu Kepala MI Muhammadiyah Al Tanbih Suyanto.

Kepala MI Muhammadiyah Bae Kepala MA Muhammadiyah Kudus Ladun Hakim, Kepala MTs Muhammadiyah Kudus Nadhif dan Kepala MI Muhammadiyah Kedungsari Etick Rohmawati.

Jabatan Mudir Pondok Pesantren dan lima kepala Madrasah di lingkungan PD Muhammadiyah Kabupaten Kudus ini dilantik langsung oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Dodok Sartono.

Hadir pula, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus Suhadi, Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen FNM) Sri Haryoto.

Kemudian, hadir juga Ketua PDM Kabupaten Kudus Noor Muslikhan, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) dan Pedidikan Non Formal (PNF) Sri Haryoko mengatakan, keenam nama yang resmi dilantik menjadi Mudir dan Kepala Madrasah sudah melalui proses seleksi ketat.

Setelah ada seleksi, hingga akhirnya terpilih dan diberikan Surat Keputusan (SK) oleh PWM Jateng.

“Jadi ada usulan dari masyarakat, lalu kita tampung dan kita lakukan seleksi," katanya.

Proses seleksi yang kita lakukan di antaranya ada tes kompetensi manajerial, keanggotaan, keaktifan dan lainnya karena terkait kepemimpinan.

Pihaknya, menekankan kepada para kepala madrasah dan Mudir Pondok Pesantren agar dapat semakin berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sesuai dengan tagline Muhammadiyah yakni Unggul Berkemajuan. Selain itu, menjunjung tinggi kualitas pendidikan.

“Ini menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah Kudus untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan keagamaan di daerah ini,” tandasnya.

Lebih lanjut, Haryoko menyebut bahwa saat ini sebanyak 21 sekolah atau madrasah di lingkungan PDM Kabupaten Kudus sudah terisi oleh kepala sekolah.

Baik itu, jenjang SD atau MI, MTs atau SMP, MA atau SMA dan SMK. Ini sebagai wujud regenerasi jabatan. Agar ada penyegaran dalam program-program yang akan diterapkan nantinya. (san)

Editor : Abdul Rokhim
#kepala sekolah #umku #Muhammadiyah #kepala madrasah #madrasah #pondok pesantren #pendidikan non formal #Pendidikan Menengah #pelantikan #dilantik #pendidikan dasar